Kepemilikan TikTok di Amerika Serikat (AS) telah resmi diambil oleh pemerintahan di bawah Presiden AS Donald Trump sejak September 2025. Saat ini pengambilalihan dilanjutkan dengan terbentuknya TikTok USDS Joint Venture LLC, perusahaan patungan yang mayoritas dimiliki Amerika.
Dalam TikTok USDS Joint Venture, pengelola atau dewan direksi hingga level CEO tidak ada lagi orang dari China. Untuk diketahui TikTok merupakan platform yang dimiliki oleh perusahaan teknologi asal China yakni ByteDance.
Melansir dari laman resmi TikTok, pengendalian platform tersebut di Negeri Paman Sam itu didominasi orang AS. Meski beberapa di antaranya berwarga negara selain AS, tetapi tidak ada dari China.
Posisi CEO TikTok USDS Joint Venture LLC oleh Adam Presser. Sebelumnya, Adam memegang berbagai peran di TikTok, dan WarnerMedia.
Presser akan didampingi oleh Will Farrell yang akan menjabat sebagai Kepala Keamanan. Tugasnya mengawasi program privasi data dan keamanan siber yang komprehensif dari Joint Venture. Sebelumnya, Will memegang berbagai peran di TikTok, dan Booz Allen Hamilton.
Kemudian posisi Dewan Direksi diisi oleh CEO TikTok Shou Chew. Ia berkebangsaan Singapura akan menempati posisi Dewan Direksi TikTok USDS Joint Venture LLC.
Posisi berikutnya di dewan direksi Timothy Dattels sebagai Direktur. Timothy Dattels adalah Penasihat Senior untuk TPG Global, di mana sebelumnya ia menjabat sebagai Mitra, Ketua TPG Asia, dan anggota Komite Eksekutif perusahaan.
Kemudian ada Mark Dooley di jajaran Dewan Direksi. Dia sebelumnya Direktur Pelaksana di Susquehanna International Group, yang ia gabung pada tahun 1987 sebagai salah satu karyawan pertama perusahaan tersebut.
Egon Durban, Co-CEO Silver Lake, yang ia gabung pada tahun 1999 sebagai salah satu pendiri utamanya. Ia menjabat di berbagai dewan di seluruh portofolio Silver Lake termasuk Dell Technologies, Qualtrics, TKO Group, Unity, dan Waymo.
Lalu, Raul Fernandez, Direktur Independen dan Ketua Komite Keamanan. Fernandez merupakan Presiden dan Kepala Eksekutif DXC Technology dan anggota Dewan Direksinya.
Kenneth Glueck sebagai Direktur. Ia Wakil Presiden Eksekutif di Kantor Kepala Eksekutif di Oracle, di mana ia memberi nasihat kepada CEO tentang strategi global, bisnis, M&A, teknologi, kebijakan, dan masalah regulasi, serta memimpin Urusan Korporat Global dan Komunikasi Korporat Global.
Serta ada David Scott sebagai Direktur dan Komite Keamanan. David Scott adalah Kepala Strategi dan Keamanan di MGX, di mana ia bekerja sama erat dengan kepemimpinan dana untuk menetapkan arah strategis MGX, termasuk mengawasi tata kelola risiko keamanan dan keselamatan yang terkait dengan teknologi AI yang sedang berkembang.
Adapun mandat dari TikTok USDS Joint Venture adalah untuk mengamankan data pengguna AS, aplikasi, dan algoritma melalui langkah-langkah privasi data dan keamanan siber yang komprehensif.
“Perusahaan ini akan melindungi ekosistem konten AS melalui kebijakan kepercayaan dan keamanan yang kuat serta moderasi konten, sambil memastikan akuntabilitas berkelanjutan melalui pelaporan transparansi dan sertifikasi pihak ketiga,” tulis keterangan resmi TikTok.
Data pengguna AS dijamin akan dilindungi oleh USDS Joint Venture di lingkungan cloud AS yang aman milik Oracle. Perusahaan patungan ini akan mengoperasikan program privasi data dan keamanan siber yang komprehensif yang diaudit dan disertifikasi oleh pakar keamanan siber pihak ketiga.
Jaminan keamanan algoritma. Perusahaan patungan ini akan melatih ulang, menguji, dan memperbarui algoritma rekomendasi konten pada data pengguna AS. Algoritma rekomendasi konten akan diamankan di lingkungan cloud Oracle di AS.
Perusahaan patungan ini akan mengamankan aplikasi AS melalui protokol jaminan perangkat lunak, dan meninjau serta memvalidasi kode sumber secara berkelanjutan, dibantu oleh Mitra Keamanan Tepercayanya, Oracle.
Perusahaan patungan ini juga akan melindungi ekosistem konten AS dan memiliki wewenang pengambilan keputusan untuk kebijakan kepercayaan dan keamanan serta moderasi konten.
Interoperabilitas memungkinkan Usaha Patungan untuk menyediakan pengalaman TikTok global bagi pengguna AS, memastikan kreator AS dapat ditemukan dan bisnis dapat beroperasi dalam skala global. Entitas TikTok global di AS akan mengelola interoperabilitas produk global dan aktivitas komersial tertentu, termasuk e-commerce, periklanan, dan pemasaran.
