Pengusaha asal Amerika Serikat (AS), Elon Musk, diperkirakan bertambah kaya usai saham kendaraan listrik miliknya, Tesla, melonjak 4,2% pada perdagangan Kamis (22/1) kemarin. Kenaikan saham Tesla disebut terjadi pada saat Musk menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Kamis.
Dikutip dari Forbes, kekayaan Musk diperkirakan mencapai US$ 788,1 miliar atau sekitar Rp 13.222 triliun (asumsi kurs Rp 16.777). Angka tersebut naik sekitar US$ 13 miliar atau sekitar Rp 218,1 triliun dari kekayaan sebelumnya di angka US$ 780 miliar.
Capaian ini menjadikan Musk berada di urutan pertama orang terkaya dunia versi Forbes. Ia tercatat mengungguli pendiri Google, Larry Page, dengan total kekayaan sebesar US$ 270,4 miliar atau sekitar Rp 4.536 triliun dan mantan presiden Alphabet Inc, Sergey Brin, dengan kekayaan US$ 249,5 miliar atau sekitar Rp 4.185 triliun.
Sebagai informasi, produksi Tesla diketahui menurun 16% sepanjang tahun 2025, yakni sebanyak 434.000 kendaraan dengan total pengiriman sekitar 418.000 unit. Kondisi ini disebut jauh tertinggal dari produsen kendaraan listrik asal China, yakni BYD, yang mencatat lonjakan penjualan hingga 28% atau sekitar 2,26 juta unit sepanjang tahun 2025.
Namun begitu, Musk tetap tercatat sebagai orang pertama yang memiliki kekayaan senilai US$ 500 miliar pada Oktober tahun lalu. Kemudian naik dua bulan berikutnya menjadi US$ 600 miliar. Tak berselang lama di bulan Desember 2025, kekayaan Musk tembus USS 700 miliar.
Kekayaan Musk naik signifikan saat valuasi SpaceX mencapai US$ 800 miliar dan dibatalkannya putusan Mahkamah Agung Delaware terhadap saham Tesla yang saat ini bernilai US$ 126 miliar. Kemudian pekan lalu, kekayaan Musk juga disebut sempat bertamah US$ 62 miliar dari xAI usai menembus valuasi sebesar US$ 250 miliar.
Forbes juga memperkirakan Musk akan menjadi orang pertama dengan kekayaan menembus US$ 1 triliun atau sekitar Rp 16.777 triliun. Hal ini dapat dicapai berkat keputusan gaji Musk sebesar US$ 1 triliun jika mampu mendongkrak produksi dan kinerja keuangan Tesla. harta
