Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi memberlakukan tarif masuk sebesar 25% terhadap produk semikonduktor untuk sejumlah jenis chip canggih, termasuk chip kecerdasan buatan (AI) canggih.
Tarif tersebut mencakup chip AI tingkat lanjut dari sejumlah perusahaan. Selain Nvidia, produk chip lain yang terdampak kebijakan tarif adalah AMD MI325X.
Melansir Reuters, Sabtu (17/1/2026), penetapan tarif ini tertuang dalam perintah keamanan nasional baru yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, ditandatangani Trump pada Rabu (14/1) kemarin.
Meskipun perusahaan-perusahaan AS seperti Nvidia, AMD, dan Intel (INTC.O) mendesain banyak chip yang paling banyak digunakan di dunia saat ini, sebagian besar produk tersebut diproduksi di luar negeri. Salah satu di antaranya oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC).
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Amerika Serikat saat ini hanya mampu memproduksi sekitar 10% dari chip secara mandiri dari yang dibutuhkannya, sehingga sangat bergantung pada rantai pasokan asing. Ketergantungan itu merupakan risiko ekonomi dan keamanan nasional yang signifikan,” tulis dokumen perintah keamanan nasional AS tersebut.
Meski begitu Gedung Putih menyatakan bahwa tarif tersebut hanya akan difokuskan untuk produk tertentu dan tidak akan berlaku untuk chip dan perangkat turunannya yang diimpor untuk kebutuhan pengembangan pusat data, perusahaan rintisan, aplikasi konsumen non-pusat data, aplikasi industri sipil non-pusat data, dan aplikasi sektor publik AS.
Lebih lanjut dijelaskan tersebut, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick memiliki wewenang luas untuk menerapkan pengecualian terhadap sejumlah produk lebih lanjut.
Sebagai informasi, sebelumnya Trump telah menerapkan serangkaian tarif dengan tujuan memperkuat manufaktur Amerika. Pertama kali mengumumkan pada bulan September terkait penetapan tarif impor baru yang luas, termasuk bea masuk 100% untuk obat-obatan bermerek dan bea masuk 25% untuk truk berat.
Kemudian sebelumnya lagi pada April 2025 pemerintahan Trump juga mengumumkan penyelidikan terhadap impor obat-obatan dan semikonduktor sebagai bagian dari upaya untuk mengenakan tarif pada barang-barang tersebut, dengan alasan bahwa ketergantungan yang luas pada produksi luar negeri menimbulkan ancaman terhadap keamanan nasional.
Menurut perintah keamanan nasional baru tersebut, Trump dalam waktu dekat juga berpotensi akan memberlakukan tarif yang lebih luas pada impor semikonduktor dan produk turunannya untuk mendorong manufaktur dalam negeri.
Namun dalam lampiran pada perintah itu turut mengklarifikasi bahwa tarif 25% yang dikenakan pada semikonduktor berdasarkan perintah tersebut tidak akan ditambahkan di atas tarif lain yang dikenakan oleh pemerintahan Trump. Tarif tersebut akan dikecualikan dari bea masuk atas tembaga, aluminium, dan baja, serta suku cadang mobil dan truk.
