Ketersediaan air bersih menjadi keburu paling mendasar untuk masyarakat yang terdampak bencana Sumatera, khususnya Provinsi Aceh. Terputusnya akses air bersih tidak hanya menghambat aktivitas harian, tetapi juga berpotensi memperpanjang risiko kesehatan dan sosial di tengah kondisi darurat.
PT Pertamina (Persero), PT Elnusa Tbk, dan Yayasan Baitul Hikmah (YBH) berkolaborasi menghadirkan solusi nyata melalui program penyediaan akses air bersih berbasis pembangunan sumur air pompa di wilayah terdampak bencana, khususnya Aceh Tamiang.
Vice President CSR & SMEPP Pertamina Rudi Arfianto menjelaskan pengalaman Pertamina dalam penanganan berbagai bencana menunjukkan kebutuhan air bersih merupakan salah satu kebutuhan paling vital selain logistik dan energi.
“Dari berbagai pengalaman Pertamina dalam mendukung pemulihan bencana di Indonesia, kebutuhan air bersih selalu menjadi kebutuhan utama. Karena itu, kolaborasi ini kami lakukan untuk memastikan masyarakat dapat segera memperoleh akses air bersih yang layak,” ujar Rudi dalam keterangannya, Jumat (9/1/2026).
Kolaborasi ini diwujudkan melalui penyerahan 7 unit alat bor sumur air jacro serta donasi yang dihimpun dari Pekerja Elnusa Group, yang akan dimanfaatkan untuk pembangunan sumur air bersih di titik-titik strategis dengan aktivitas masyarakat yang tinggi. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan yang terukur, akuntabel, dan berkelanjutan.
Direktur Operasi PT Elnusa Tbk, Andri Haribowo menyampaikan kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi berbasis kapabilitas perusahaan.
“Inisiatif ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pemulihan yang lebih tangguh ke depan. Kami berharap bantuan ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam masa pemulihan,” ujar Andri.
Penyerahan bantuan 7 unit alat bor sumur air jacro ini, merupakan bagian dari rencana pembangunan sumur bor di terdampak bencana, terutama Aceh Tamiang dan Pidie Jaya.
Hingga saat ini, Pertamina telah mengebor lima sumur di Aceh Tamiang. Sebanyak dua titik di Kecamatan Bendahara, yakni Musholla Babul Jannah, Teluk Halban, dan Desa Teluk Kepayang. Kemudian, satu titik di Kecamatan Rantau yakni Masjid Istikomah, Desa Alur Cucur, serta dua titik di Hunian Sementara, Kecamatan Karang Baru.
Sebelumnya, Pertamina juga telah mereaktivasi 19 sumur yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang. Selain itu, Pertamina terus aktif mengirimkan mobil air bersih sebanyak 15 truk per hari, dan hingga 8 Januari 2026 telah tersalur air bersih ke Aceh Tamiang sebanyak 2.165.000 Liter.
Saksikan Live DetikSore :
Lihat juga Video ‘Viral Mobil Bantuan Untuk Aceh Kena Pungli di Palembang’:
