Market Overview
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Rabu (14/1) ditutup naik 0,94% ke posisi 9.032,58. Pergerakan indeks didorong oleh penguatan sejumlah saham, terutama BREN yang naik 4,89%, DSSA menguat 2,83%, serta BRMS yang bertambah 4,60%.
Di sisi sebaliknya, tekanan masih terlihat pada saham DCII yang turun 3,74%, ASII melemah 2,40%, dan BBCA terkoreksi 0,93%. Dari sisi transaksi, aktivitas investor asing masih menunjukkan minat yang kuat. Di pasar reguler, asing mencatatkan beli bersih sekitar Rp1,10 triliun, sementara secara keseluruhan di seluruh pasar, nilai beli bersih mencapai Rp1,16 triliun.
Secara sektoral, kinerja pasar tergolong solid dengan seluruh 11 sektor berakhir di zona positif. Sektor consumer cyclicals menjadi pendorong utama dengan kenaikan tertinggi sebesar 3,21%.
Berita Emiten
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
PGEO tengah mempersiapkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 di Sumatera Selatan dengan kapasitas 55 megawatt (MW). Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi penuh pada 2030.
Sebelumnya, PGEO telah mengoperasikan PLTP Lumut Balai Unit 2 secara penuh sejak Juni 2025. Pengembangan unit baru ini sejalan dengan rencana pemerintah dalam RUPTL 2025–2034 serta Blue Book Bappenas 2025–2029, sekaligus mendukung target penambahan kapasitas geothermal mandiri nasional sebesar 1 gigawatt (GW) dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW hingga 2033.
PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX)
IRSX mengumumkan rencana penambahan modal melalui rights issue. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 12,39 miliar saham baru dengan rasio 1 saham baru untuk setiap 2 saham lama dan harga pelaksanaan Rp300 per saham.
Dari aksi ini, IRSX berpotensi meraih dana maksimal sekitar Rp3,72 triliun. IRSX juga menyiapkan penerbitan 1,24 miliar Waran Seri II dengan rasio 10:1 dan harga pelaksanaan Rp350 per saham, yang berpotensi menambah dana hingga Rp433,65 miliar.
Sebagian dana rights issue, sekitar Rp2,03 triliun, akan dialokasikan untuk anak usaha Folago Karya Indonesia yang bergerak di bidang inkubasi serta akuisisi hak komersial artis dan influencer. Sisanya akan digunakan untuk anak usaha lain dan kebutuhan modal kerja.
Pemegang saham pengendali, Matra Tri Abadi, yang menguasai 54,88% saham, menyatakan komitmennya untuk mengeksekusi seluruh haknya senilai sekitar Rp2,04 triliun serta bertindak sebagai pembeli siaga hingga 5,59 miliar saham. Bagi pemegang saham yang tidak menggunakan haknya, terdapat potensi dilusi hingga 66,67%.
Adapun cum date rights issue di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi dijadwalkan pada 5 Maret, dengan periode pelaksanaan pada 11–17 Maret.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
Tonton juga video “IHSG Menguat di Tengah Isu Global Soal The Fed”
