AS Beli Minyak Perdana dari Venezuela Rp 8,43 T

Posted on

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengaku telah membeli minyak mentah pertama dari Venezuela senilai US$ 500 juta atau Rp 8,43 triliun (kurs Rp 16.865). Pembelian minyak pertama ini merupakan bagian dari kesepakatan senilai US$ 2 miliar atau Rp 33,73 triliun yang dicapai tak lama setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Dikutip dari Reuters, Kamis (15/1/2026), menurut seorang pejabat pemerintahan Trump, pembelian minyak tambahan dari negara Amerika Latin itu diperkirakan terjadi dalam beberapa hari atau minggu mendatang. Sementara itu, menurut seorang pejabat administrasi pemerintahan Trump lainnya mengatakan bahwa pendapatan Venezuela dari penjualan minyak pertama senilai Rp 8,43 triliun itu akan disimpan di rekening bank yang dikendalikan oleh pemerintah AS.

Berdasarkan sumber lain yang mengetahui rencana tersebut, rekening utama yang digunakan untuk menyimpan dana hasil jual-beli minyak tersebut berada di Qatar. Sebab negara itu merupakan tempat netral, artinya dana dapat berpindah dengan persetujuan AS dan tanpa risiko penyitaan.

Sebagai informasi, sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa otoritas sementara di Venezuela sudah sepakat untuk mengekspor 30-50 juta barel minyak mentah kepada Paman Sam pada awal Januari 2026.

Saat itu Trump juga menegaskan pembelian minyak Venezuela ini dilakukan dengan harga yang berlaku di pasar saat ini dan dana transaksi itu sepenuhnya akan dikendalikan oleh ia sendiri selaku Presiden AS. Ia langsung memerintahkan Menteri Energi AS, Chris Wright untuk menyelesaikan kesepakatan itu. Diperkirakan kesepakatan jual-beli minyak mentah tersebut bernilai sekitar US$ 2 miliar.

“Saya telah meminta Menteri Energi Chris Wright untuk segera melaksanakan rencana ini. Barang-barang itu akan diangkut dengan kapal penyimpanan, dan dibawa langsung ke dermaga bongkar muat di Amerika Serikat,” jelas Trump dalam unggahannya Truth Social.

Tonton juga video “Trump Janji Buat Venezuela Kembali Kuat di Bawah Pemerintahan AS”