Emiten milik pengusaha Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dikabarkan mau melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Hong Kong. EMAS telah menunjuk bank investasi untuk mengurus proses aksi korporasi tersebut.
Dikutip dari Bloomberg, Senin (26/1/2026), EMAS telah menunjuk beberapa bank investasi seperti Citic Securities, Morgan Stanley, dan UBS Group AG. Hingga kini EMAS masih menggodok jumlah saham yang dilepas, total emisi, dan jadwal IPO.
Jika aksi korporasi ini tercapai, EMAS disebut menjadi satu-satu emiten non-China yang berhasil IPO di Hong Kong. Langkah ini dimungkinkan mengingat Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menjalin kerja sama dengan Hong Kong Exchanges & Clearing untuk menjajaki pencatatan lintas negara di kedua pasar.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Sebagai informasi, saat ini EMAS tengah mengoperasikan tambangnya di Sulawesi dengan cadangan bijih sebesar 190 juta ton. Angka tersebut setara degan sekitar 4,8 juta ons emas.
Meski tercatat merugi sebesar US$ 22,3 juta hingga September 202t lalu, pergerakan saham EMAS naik hingga dua kali lipat sejak IPO perdana pada bulan September. Saat ini, kapitalisasi pasar EMAS mencapai U$ 5,7 miliar.
Sebagai informasi, saham EMAS menguat 17,41% ke harga Rp 7.225 per lembar di perdagangan hari ini, Senin (26/1). Saham EMAS diketahui menguat 30,63% sejak IPO pada Selasa (23/9) tahun lalu.
Simak juga Video ‘Era Baru Air Jakarta: Mungkinkah IPO PAM Jaya Jadi Kunci Keberlanjutan?’:
