Danantara Mau Terbitkan Patriot Bond Jilid II, Incar Dana Rp 20 T

Posted on

Badan Pengelola (BP) Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dikabarkan sedang menyiapkan penerbitan obligasi patriotik atau patriot bond jilid II. Hal itu dalam rangka mengincar dana segar sebesar US$ 1,2 miliar atau Rp 20 triliun pada semester I-2026.

Penghimpunan dana ini akan menjadi yang kedua setelah patriot bond pertama terlaksana pada akhir tahun lalu. Kupon obligasi diperkirakan akan berada di bawah tingkat suku bunga pasar.

“Diskusi sedang berlangsung dan persyaratan dapat berubah,” kata sumber yang mengetahui informasi tersebut dikutip dari Bloomberg, Rabu (21/1/2026).

Pada penerbitan sebelumnya, Danantara menerbitkan obligasi tenor lima dan tujuh tahun dengan kupon sekitar 2%, berada di bawah kupon obligasi pemerintah yang menawarkan imbal hasil sekitar 6,2%. Dari yang ditargetkan US$ 3,1 miliar, akhirnya terkumpul US$ 3,6 miliar setelah beberapa obligasi tambahan terjual.

Untuk jilid kedua, Danantara disebut akan menyasar para taipan di sektor kelapa sawit dan elit bisnis yang belum berpartisipasi pada penerbitan pertama. Penawaran patriot bond ini sebelumnya telah dipaparkan Danantara kepada Presiden Prabowo Subianto pada awal bulan ini.

Danantara sedang mencari modal tambahan karena bersiap untuk meningkatkan investasi domestik dan internasional. Dana tersebut sebagai kendaraan utama untuk mendorong ambisi pertumbuhan ekonomi 8%.

Sejauh ini Danantara telah mengumpulkan sekitar US$ 5 miliar dalam bentuk dividen dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang telah dialihkan di bawah pengawasannya.

Danantara juga sebelumnya mengatakan telah mendapatkan persetujuan untuk fasilitas kredit sindikasi tanpa jaminan senilai US$ 1 miliar dari bank-bank luar negeri. Janji kerja sama juga datang dari beberapa pemberi pinjaman asing, termasuk Japan Bank for International Cooperation.