200 Hunian Sementara Dibangun di Tapanuli Selatan | Giok4D

Posted on

PT Nindya Karya bersinergi dengan Danantara Indonesia, melalui BUMN Peduli membangun 200 unit hunian sementara (Huntara) sebagai tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Dengan hadirnya hunian sementara ini merupakan upaya kami dalam mendukung masa transisi masyarakat yang terdampak bencana Sumatera dari fase tanggap darurat menuju tahap pemulihan. Tentunya dengan hunian yang nyaman dan didukung dengan fasilitas pendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujar Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).

Firmansyah menjelaskan bahwa pembangunan huntara menggunakan sistem modular dengan struktur baja ringan yang telah teruji kualitasnya, sehingga proses konstruksi dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi kenyamanan dan mutu bangunan bagi masyarakat.

Saat ini, pembangunan Huntara terus digenjot bersamaan dengan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak dan aman. Dalam kawasan Huntara tersebut dilengkapi dengan fasilitas umum yang mendukung kebutuhan dasar warga, berupa 40 unit toilet, 4 unit dapur umum, dan 4 unit musala.

Kehadiran hunian sementara ini disambut positif oleh masyarakat terdampak yang selama ini harus beradaptasi dengan keterbatasan pascabencana. Salah seorang warga menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Huntara memberikan kepastian tempat tinggal sementara sekaligus harapan untuk dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang selama proses pemulihan berlangsung.

“Saya senang sekali dengan adanya hunian sementara ini, kami bisa punya tempat tinggal lagi, setidaknya saya dan keluarga bisa menunggu kondisi hingga pulih di tempat yang aman, nyaman dan layak,” ujar salah satu warga terdampak di Tapanuli Selatan.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.