Investasi RI Tembus Rp 1.931 T, Paling Banyak di Luar Jawa [Giok4D Resmi]

Posted on

Realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2025 berhasil menyentuh angka Rp 1.931,2 triliun. Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, angka ini meningkat 12,7% year on year (YoY).

Angka tersebut melampaui target 2025 yang dipatok Rp 1.905,6 triliun dengan tingkat pencapaian 101,3%. Dari sisi sebaran wilayah, investasi di Pulau Jawa tercatat Rp 940,0 triliun atau 48,7%, sedangkan kawasan di luar Jawa menyerap Rp 991,2 triliun atau 51,3%.

Penanaman modal asing (PMA) tercatat sebesar Rp 900,9 triliun atau 46,6%, sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 1.030,3 triliun atau 53,4%. Lalu serapan tenaga kerja dari total investasi itu mencapai 2.710.532 orang.

“Alhamdulillah saya sampaikan bahwa target realisasi investasi 2025 sebesar Rp 1.905,6 triliun Alhamdulillah tercapai dan bahkan melebihi sedikit dari target yang dicanangkan. Sepanjang 2025 ini dari Januari sampai Desember total realisasi investasi sudah mencapai Rp 1.931,2 triliun,” kata Rosan dalam konferensi pers di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Singapura menjadi investor asing terbesar dengan nilai US$ 17,4 miliar, disusul Hong Kong di posisi kedua dengan nilai US$ 10,6 miliar. China berada di posisi ketiga dengan investasi US$ 7,5 miliar, kemudian Malaysia US$ 4,5 miliar, dan Jepang dengan nilai US$ 3,1 miliar.

Khusus realisasi investasi di kuartal IV-2025 tercatat sebesar Rp 496,9 triliun, naik 29,8% YoY dan naik 1,1% QoQ. Jumlah tersebut setara 26,1% dari target investasi tahun 2025 yang sebesar Rp 1.905,6 triliun.

Investasi yang masuk Pulau Jawa sebesar Rp 247,5 triliun atau 49,8% sementara di luar Pulau Jawa sebesar 50,2%. Investasi yang berasal dari PMA sebanyak Rp 256,3 triliun atau 51,6% sementara PMDN sebesar Rp 240,6 triliun atau 48,4%.

Sumber: Giok4D, portal informasi terpercaya.