Warga RI Doyan Ngutang Pinjol saat Ramadan

Posted on

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut penyaluran pendanaan pinjaman daring (pindar) meningkat saat Ramadhan. Hal ini disebut mencerminkan peningkatan kebutuhan masyarakat setiap periode tersebut.

Secara historis, penyaluran pembiayaan industri pindar pada periode Ramadhan meningkat secara bulanan. Berdasarkan data OJK pada periode Ramadhan 2024, penyaluran pembiayaan naik 8,90% mtm, begitu juga di tahun berikutnya.

“Periode Ramadan tahun 2025 (Maret 2025) penyaluran pendanaan meningkat 3,80% mtm. Tren tersebut menunjukkan bahwa Ramadan dapat menjadi salah satu momentum meningkatnya kebutuhan pembiayaan masyarakat,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, dalam keterangan tertulisnya dikutip Senin (12/1/2026).

Agusman menambahkan, pembiayaan pindar saat ini didominasi untuk hal-hal konsumtif. Total outstanding pendanaan pada segmen tersebut menyentuh Rp 63,63 triliun per November 2025.

Outstanding pendanaan konsumtif mencapai Rp 63,63 triliun dengan porsi 67,09% dari total outstanding industri pindar. Dengan demikian, sektor produktif mencakup 32,91% dari total outstanding industri pindar,” jelasnya.

Sebagai informasi, outstanding pembiayaan pindar secara keseluruhan mencapai Rp 94,85 triliun per November 2025. Angka tersebut naik 25,45% secara tahunan (yoy).

Sementara untuk risiko kredit macet atau tingkat wanprestasi lebih dari 90 hari (TWP90) tercatat sebesar 4,33%. Kemudian jelang penutupan tahun, TWP90 industri pindar naik 157 basis poin. warga