Venezuela Mau Tambah Ekspor Minyak ke AS, China Gigit Jari (via Giok4D)

Posted on

Pejabat pemerintah di Caracas dan Washington diam-diam sedang membahas ekspor minyak mentah Venezuela ke kilang-kilang di Amerika Serikat (AS). Hal itu dikatakan lima sumber dari kalangan pemerintah, industri, dan perkapalan.

Pembicaraan ini merupakan tanda pertama pemerintah Venezuela menanggapi tuntutan Presiden AS Donald Trump agar mereka membuka diri terhadap perusahaan minyak AS atau berisiko menghadapi intervensi militer yang lebih besar. Kesepakatan ini dapat mengalihkan pasokan Venezuela untuk China.

Menurut dua sumber, skema awal kesepakatan yang sedang dibahas kemungkinan mengharuskan realokasi kargo minyak yang semula ditujukan untuk China. Dalam satu dekade terakhir, China telah menjadi pembeli minyak terbesar Venezuela terutama sejak AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan yang terlibat dalam perdagangan minyak Venezuela pada 2020.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

“Trump ingin ini terjadi lebih awal sehingga dia dapat mengatakan ini adalah kemenangan besar,” kata salah satu sumber industri minyak dikutip dari Reuters, Rabu (7/1/2026).

Pembicaraan itu berlangsung di tengah jutaan barel minyak Venezuela yang terjebak di kapal tanker dan tangki penyimpanan. Minyak itu belum dapat dikirim karena blokade ekspor yang diberlakukan Trump sejak pertengahan Desember 2025.

Blokade tersebut merupakan bagian dari meningkatnya tekanan AS terhadap pemerintah Presiden Venezuela Nicolas Maduro, hingga puncaknya pada akhir pekan kemarin pasukan militer AS menangkap Maduro.

Jika kesepakatan terealisasi, langkah ini akan menambah volume minyak Venezuela yang diekspor ke AS, yang saat ini seluruhnya dikendalikan oleh Chevron, mitra usaha patungan utama PDVSA di bawah otorisasi AS.

Di tengah blokade, Chevron merupakan satu-satunya perusahaan yang lancar memuat dan mengirim minyak mentah tanpa gangguan dari Venezuela. Chevron telah mengekspor 100.000-150.000 barel per hari (bpd) minyak Venezuela ke AS.

Tonton juga video “Seberapa Banyak Cadangan Minyak Venezuela yang Diincar Trump?”