Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memerintahkan perusahaan yang dikendalikan warga negara China membatalkan akuisisi aset semikonduktor senilai US$ 2,9 juta atau Rp 48,43 miliar dari produsen asal AS. Alasannya, aksi korporasi tersebut ancaman terhadap keamanan nasional.
Dilansir dari CNBC, Sabtu (3/1/2025), Gedung Putih menyebut dalam perintah eksekutif bahwa HieFo Corporation dikendalikan oleh warga Republik Rakyat China.
Perusahaan tersebut mengakuisisi bisnis chip digital milik Emcore yang berbasis di New Jersey pada 30 April 2024. Aset yang dibeli mencakup desain wafer, fabrikasi, pemrosesan chip, serta sebuah fasilitas manufaktur semikonduktor.
Pemerintah AS menilai transaksi tersebut berpotensi mengganggu keamanan nasional, termasuk risiko pengalihan pasokan chip indium phosphide yang diproduksi Emcore ke luar Amerika Serikat.
Departemen Keuangan AS juga menyoroti kemungkinan akses pihak asing terhadap kekayaan intelektual, pengetahuan teknis, dan keahlian milik Emcore.
Menurut Departemen Keuangan, transaksi ini tidak pernah dilaporkan ke Committee on Foreign Investment in the United States atau CFIUS, sehingga memicu peninjauan oleh tim khusus transaksi yang tidak diberitahukan.
CFIUS kemudian menyimpulkan adanya risiko keamanan nasional terkait potensi akses terhadap teknologi sensitif Emcore. HieFo diperintahkan untuk melepas seluruh aset yang telah diakuisisi dalam waktu 180 hari dan segera membatasi akses terhadap informasi teknis Emcore.
Dalam pernyataan tertanggal 2 September 2024, HieFo sebelumnya menyatakan bahwa akuisisi tersebut memungkinkan operasional fasilitas Emcore di Alhambra, California, tetap berjalan, serta mengklaim telah berhasil mempertahankan hampir seluruh ilmuwan, insinyur, dan staf kunci.
HieFo didirikan oleh Genzao Zhang dan Harry Moore melalui skema management buyout atas aset wafer dan chip milik Emcore. Keduanya mulai tercatat sebagai pendiri HieFo pada Mei 2024, bertepatan dengan rampungnya akuisisi. Perusahaan tersebut mengklaim mewarisi lebih dari 40 tahun inovasi optoelektronik dalam manufaktur chip indium phosphide.
Sementara itu, media pemerintah China, Global Times, mengutip seorang pakar yang menilai perintah divestasi tersebut mencerminkan kecemasan Washington terhadap persaingan teknologi dengan China dan dianggap tidak disertai alasan yang meyakinkan.
Emcore sendiri memproduksi peralatan navigasi seperti giroskop dan sensor yang digunakan untuk keperluan komersial, industri, hingga pertahanan, termasuk sistem navigasi otonom dan persenjataan. Perusahaan itu telah didepak dari bursa Nasdaq pada awal 2025 setelah merger dengan perusahaan induk manufaktur dirgantara Velocity One LP pada November 2024.





