PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan dua jalur fungsional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah untuk mendukung kelancaran periode libur Lebaran 2026. Jalur tersebut, yakni Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo segmen Prambanan-Purwomartani dan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen.
Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer (km) akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antara Kota Solo, Yogyakarta, dan kawasan sekitarnya, sekaligus memangkas waktu tempuh Klaten-Yogyakarta dari sekitar 45 menit menjadi sekitar 20 menit.
Sementara itu, jalur fungsional Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 km, terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa Ruas Semarang-Solo, sehingga strategis dalam mendukung distribusi arus mudik dan balik Lebaran.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, jalur fungsional Ambarawa-Bawen akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Tol Semarang-Solo yang keluar melalui Gerbang Tol Bawen yang menuju sejumlah wilayah tujuan mudik seperti Magelang dan Temanggung.
“Jalur fungsional ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan yang selama ini kerap terjadi di Exit Bawen pada periode Lebaran. Dengan tidak adanya persimpangan dan lampu lalu lintas di ruas tol,” kata Rivan dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).
Hal ini disampaikan Rivan meninjau langsung kesiapan jalur fungsional di wilayah tersebut. Rivan mengatakan, peninjauan ini dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan infrastruktur, pemenuhan aspek keselamatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang pengoperasian jalur fungsional.
“Kehadiran jalur ini diharapkan mampu mengurai kepadatan, mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata, serta memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan efisien bagi pengguna jalan,” ujar Rivan.
Ia menjelaskan, jalur fungsional Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo segmen Prambanan-Purwomartani tengah dipersiapkan oleh anak usaha, PT Jasamarga Jogja Solo. Sedangkan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa-Bawen disiapkan oleh PT Jasamarga Jogja Bawen.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, kedua jalur fungsional diharapkan mampu memecah kepadatan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Pihaknya juga telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas menjadi lebih tepat, termasuk pemberlakuan one way atau contraflow bila diperlukan.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Jasa Marga dan para pemangku kepentingan terkait untuk menyiapkan pengaturan akses masuk dan keluar tol, termasuk di jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo segmen Prambanan-Purwomartani. Dengan demikian, diharapkan saat Operasi Ketupat nanti arus lalu lintas dapat berjalan lancar dan terkendali,” kata Agus.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan menyampaikan, pengoperasian dua jalur fungsional tersebut menjadi bagian penting dalam mengantisipasi peningkatan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Sebab, secara historis, DIY dan Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan favorit di Pulau Jawa.
“Jadi dengan rencana jalur fungsional Ambarawa-Bawen, ini sangat membantu, terutama untuk masyarakat yang menuju Temanggung dan Magelang. Tentu dengan pemberlakuan fungsional ini akan mendukung kelancaran sehingga hari ini kami memastikan bahwa sarana prasarananya sudah siap, terutama yang termasuk dalam unsur keselamatan,” ujar Aan.
