Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengkaji pembangunan tanggul Kali Perancis di wilayah Dadap, Kabupaten Tangerang. Kajian ini dilakukan menyusul banjir di ruas tol Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menjelaskan ganangan di tol Sedyatmo berasal dari luapan Kali Perancis. Saat ini pihaknya juga tengah membuat kajian bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan DKI Jakarta.
“Setelah kita pompa dari jalan tol, ternyata kawasannya juga banjir, ya, meluap lagi. Nah ini harus kita dirapatkan dan ini sudah ada kajiannya yang melibatkan bukan hanya dari Jasa Marga, bina marga. Tapi juga dari SDA dan juga Pemerintah Provinsi Banten dan juga DKI Jakarta. Karena ada sungai Perancis, ada kawasan yang mungkin itu harus kita perhatikan juga,” ungkap Diana kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Dia menambahkan kajian pembangunan tanggul ini akan dilakukan tahun ini. Diana pun mengimbau warga untuk tidak mendirikan hunian di bantaran Kali Perancis.
“Hasil kajiannya seperti apa (pembangunan tanggul), baru kita lakukan di tahun 2026. Dan tolong jangan ada permukiman-permukiman yang di pinggir-pinggiran sungai, sehingga air itu juga tidak terhambat dengan adanya permukiman,” imbuhnya.
Sebagai informasi, ruas tol Sedyatmo tergenang di beberapa titik imbas tingginya curah hujan sejak Sabtu, 17 Januari 2026 di kawasan Jabodetabek. PT Jasa Marga Metropolitan Tollroad Plaza Tol Cililitan menyebut ganangan terjadi pada Off Ramp-GT Pluit 3 dan KM 31+000 A Off Ramp Rawa Bokor.
Khusus genangan yang terjadi di akses keluar Rawa Bokor akibat meluapnya Kali Perancis yang menyebabkan aliran air di saluran tidak dapat mengalir keluar dan menimbulkan genangan di jalan tol. Jasa Marga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane untuk penanganan lebih lanjut.
“Curah hujan terus meningkat dan berlangsung cukup lama, sehingga menyebabkan munculnya limpasan air yang cukup deras dari kawasan sekitar ke saluran air jalan tol sehingga menimbulkan genangan di jalan tol,” ungkap Senior Manager Representative Office 2 Jasa Marga Metropolitan Tollroad Plaza Tol Cililitan, Ginanjar Bekti R, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/1/2026).






