Unilever Indonesia mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mendivestasikan bisnis teh di Indonesia, di bawah merek SariWangi.
Kepemilikan SariWangi diserahkan kepada PT Savoria Kreasi Rasa, perusahaan Fast Moving Consumer Goods lokal yang tengah berkembang pesat.
Divestasi ini disebut sebagai bagian dari strategi Unilever dalam mengoptimalkan portofolio, selaras dengan fokus perusahaan pada kategori yang lebih sedikit tetapi memiliki skala besar. Selain itu memiliki peluang pertumbuhan berkelanjutan, guna mendukung penciptaan nilai jangka panjang.
“Kami yakin transaksi ini akan memperkuat posisi bisnis SariWangi untuk fase pertumbuhan berikutnya,” ungkap Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).
“Langkah ini sekaligus mempertajam fokus Unilever Indonesia pada segmen utama yang memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dan menegaskan komitmen kami untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham,” imbuhnya.
Transaksi ini akan selesai setelah seluruh persyaratan penutupan yang umum terpenuhi, dan diperkirakan selesai pada semester pertama tahun 2026.
Untuk diketahui, Unilever Indonesia mengakuisisi SariWangi pada tahun 1989, menjadikannya pelopor teh celup di Tanah Air. Sejak itu, SariWangi dikenal sebagai merek yang dipercaya keluarga Indonesia berkat kualitasnya, inovasi yang terus berkembang, dan loyalitas konsumen yang tinggi.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.






