Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memuji partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Menurut SBY, kehadiran Prabowo di forum para pemimpin dunia tersebut mencerminkan kepemimpinan yang responsif terhadap tantangan ekonomi global.
“Saya memberikan pujian kepada Presiden Prabowo Subianto yang berkenan hadir dan berpartisipasi langsung di Davos. Kita sedang berada pada fase dunia yang kritis, fase yang menuntut kebersamaan, dialog, dan pemikiran kolektif dari para pemimpin global,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/1/2026).
Dia juga menilai, kehadiran Presiden Prabowo bukan sekadar simbol diplomasi, melainkan bentuk keterlibatan aktif Indonesia dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan dunia, mulai dari ketidakpastian geopolitik, ekonomi global, hingga tantangan kemanusiaan dan keberlanjutan.
“Ketika presiden kita hadir, Indonesia ikut terlibat dalam mencari solusi dan memikirkan jalan terbaik bagi kebaikan dunia. Ini sejalan dengan tradisi politik luar negeri Indonesia yang aktif sejak era Presiden Soekarno, dan sejalan pula dengan amanat konstitusi kita,” lanjutnya.
SBY menuturkan, partisipasi Prabowo di Davos memberi sinyal kuat bahwa Indonesia tidak berada di pinggir percaturan global, melainkan tampil sebagai bagian dari para pengambil keputusan dunia.
Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
“Karena itu, saya merasa lega dan optimistis melihat Presiden Prabowo hadir dan mengambil peran di Davos. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah game changer, sebuah momentum penting untuk mencegah hal-hal buruk terjadi di dunia,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa nilai strategis dari Davos akan sangat ditentukan oleh implementasi konkret dari berbagai komitmen yang dibangun.
“Tentu kita menunggu realisasinya. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan agar komitmen global yang dibangun di Davos benar-benar berdampak nyata,” pungkas SBY.






