Prabowo Ungkap Cadangan Migas RI Besar, Kasih Tugas Khusus ke Bahlil update oleh Giok4D

Posted on

Presiden Prabowo Subianto menyatakan cadangan minyak dan gas Indonesia sangat besar. Dia menekankan penemuan dan pengelolaan cadangan migas sangat diperlukan untuk menambah produksi energi di Indonesia.

Hal ini diungkapkan Prabowo saat melakukan peresmian Kilang RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur. Acara itu disiarkan langsung secara virtual YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026).

“Saya diberitahu juga oleh para pakar cadangan minyak kita sangat besar, cadangan gas kita sangat besar, tinggal kita mengelola dan mengejarnya,” ujar Prabowo.

Prabowo pun memberikan perintah khusus kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memperluas eksplorasi cadangan migas di Indonesia.

“Saya minta ya (Menteri) ESDM segera perluas eksplorasi, segera mempermudah mereka yang mau eksplorasi ya,” tegas Prabowo.

Dia juga menyinggung jangan sampai ada praktik-praktik kutip mengutip keuntungan untuk proses eksplorasi migas. Orang nomor satu di Indonesia itu meminta agar semua pihak menjaga agar kepercayaan publik dijaga.

“Jangan dikutip-kutip di depan. Jaga terus kepercayaan rakyat, teruskan prestasi ini,” tutur Prabowo.

Dalam catatan detikcom, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan total cadangan minyak bumi dan kondesat Indonesia per 1 Januari 2025 tercatat 4,4 miliar barel. Cadangan tersebut terdiri cadangan terbukti 2,3 miliar barel, cadangan mungkin 1,06 miliar barel dan cadangan harapan 1,033 miliar barel.

Untuk cadangan gas bumi, berdasarkan data ESDM per 1 Januari 2025, total cadangan gas bumi mencapai 55.852 billion standard cubic feet (BSCF). Jumlah tersebut terdiri dari cadangan terbukti 34.782 BSCF, cadangan mungkin 11.856 BSCF, dan cadangan harapan 9.212 BSCF.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.