Presiden Prabowo Subianto ingin agar produksi minyak Indonesia mengalami peningkatan. Salah satu caranya adalah memperbanyak wilayah kerja minyak dan gas (migas) yang baru.
Kementerian ESDM pimpinan Bahlil Lahadalia sampai saat ini masih menyiapkan lelang untuk 75 wilayah kerja migas baru. Hal ini terungkap dalam Retret Kabinet Awal Tahun, di Hambalang, Jawa Barat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan saat retret dilakukan, Prabowo telah meminta Bahlil untuk mempercepat lelang wilayah kerja migas baru tersebut. Total 75 wilayah kerja diharapkan bisa selesai dilelang pada bulan depan.
“Diharapkan pada bulan depan blok-blok tersebut sudah dapat dilelang guna mempercepat penambahan produksi minyak nasional,” ujar Prasetyo usai retret kabinet, Selasa (6/1/2026) malam.
Di tahun 2025 sendiri, pemerintah berhasil memproduksi minyak mentah sebanyak 605 ribu barel per hari atau sesuai dengan target APBN 2025. Tahun ini target itu dinaikkan jadi 610 barel per hari.
“Target lifting minyak pada tahun 2026 dapat diimplementasikan dengan sejumlah strategi, termasuk eksplorasi dan penemuan sekitar 75 blok minyak baru,” kaga Prasetyo.
Tonton juga video “Prabowo Tunjuk Mendagri Jadi Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana”
