Prabowo: Indonesia Tidak Pernah Gagal Bayar Utang!

Posted on

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia adalah negara yang tak pernah terlilit utang. Prabowo menyatakan tak pernah ada satupun kejadian Indonesia gagal bayar utang.

Pernyataan tegas ini disampaikan Prabowo saat pidato dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, disiarkan lewat YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/1/2026).

“Indonesia dalam sejarah kita tidak pernah sekali pun gagal membayar utang kita. Tidak sekali pun,” tegas Prabowo.

Prabowo menyatakan setiap rezim yang berkuasa akan selalu membayar utang rezim sebelumnya. Semua pemimpin tidak pernah gengsi untuk menyelesaikan kewajiban yang diwariskan pendahulunya.

“Presiden demi presiden akan selalu menghormati utang pemerintahan sebelumnya,” tegas Prabowo.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp 736,3 triliun hingga 31 Desember 2025.

Angka tersebut mengambil porsi 94,9% dari total target Rp 775,9 triliun dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengatakan total pembiayaan anggaran hingga 31 Desember sebesar Rp 744 triliun atau 120,7% dari target. Pembiayaan anggaran ini digunakan untuk menutup defisit, membiayai investasi, dan mendukung pengelolaan kas yang efisien.

“Total pembiayaan anggaran itu sampai 31 Desember 2025 itu sebesar Rp 744 triliun, dibagi pembiayaan utang Rp 736 triliun atau setara 94,9% dari APBN,” ujar Thomas saat konferensi pers APBN Kita, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2025).

Simak juga Video Prabowo di Forum Ekonomi Dunia: Tak Ada Kemakmuran Tanpa Perdamaian