Posko ESDM Ditutup, Begini Kondisi Pasokan BBM & LPG Libur Nataru

Posted on

Posko Nasional Sektor ESDM periode Natal Tahun Baru, 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, resmi ditutup. Ketua Posko Erika Retnowati mengatakan selama masa posko, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) secara nasional dilaporkan dalam kondisi aman.

“Untuk sektor BBM, kondisi ketersediaan stok BBM selama Posko Nataru aman,” kata Erika di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2025).

Ketahanan stok BBM Nasional rata-rata dapat dipertahankan dikisaran 16-35 hari atau rata-rata sekitar 21 hari. Selama periode tersebut penyaluran gasoline tercatat meningkat 0,9%, avtur naik 5,5%, sedangkan gasoil turun 3,4% dan kerosene turun 6,2%.

Dalam paparannya, puncak penyaluran BBM nasional terjadi pada beberapa periode arus mudik dan arus balik. Pada 23 Desember 2025 (H-2 Natal), penyaluran gasoline meningkat 10,87%, gasoil naik 5,78%, kerosene melonjak 51,49%, dan avtur naik 8,02%.

Selanjutnya pada 29 Desember 2025 (H+4), penyaluran gasoline naik 4,24%, gasoil naik 1,5%, kerosene meningkat 58,56%, dan avtur naik 5,42%. Sementara saat arus balik pada 3 Januari 2026 (H+9), penyaluran gasoline naik 7,10%, kerosene naik 10,78%, dan avtur meningkat 4,34%, meskipun gasoil tercatat turun 6,44%.

Sementara itu, untuk sektor LPG, Erika juga menyampaikan selama periode nataru penyaluran berjalan aman. Ketahanan stok LPG nasional berada pada kisaran 10 hingga 16 hari dengan rata-rata coverage day sebesar 12,8 hari.

“Stock LPG nasional berkisar antara 10 sampai 16 hari dengan rata-rata coverage day adalah 12,8 hari. Rerata penyaluran LPG pada periode satgas Natal 2025 dan tahun baru 2026 mengalami kenaikan sebesar 10,6% dari sales normal,” katanya.

‘Kemudian untuk sektor gas bumi secara umum tidak mengalami kendala dan dalam keadaan aman. Penyaluran niaga gas rata-rata pada periode Nataru 2025 Meningkat sebesar 4,3% dibandingkan dengan realisasi Nataru 2024,” tambahnya.