Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan kebocoran pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia TGI) yang terjadi beberapa waktu lalu sudah ditangani.
Alhasil, aliran gas ke produksi minyak blok Rokan kembali berjalan dengan kapasitas maksimal.
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaiman mengatakan pemulihan aliran gas sebenarnya sudah sejak beberapa hari lalu, namun belum dibuka penuh demi mengutamakan keselamatan. Pasalnya, insiden kebakaran di pipa gas tersebut sudah terjadi dua kali.
“Flow nya sudah dibuka semua maksimal dan tekanannya sudah berada pada tekanan yang layak untuk bisa mendapatkan gas ke tempat-tempat dimana gas tersebut terkirim, termasuk di Rokan,” kata Laode di kantor ESDM Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Laode mengatakan produksi minyak di Blok Rokan belum sepenuhnya pulih. Ia mengatakan berdasarkan komunikasi dengan pihak PT Pertamina Hulu Rokan bahwa pemulihan produksi akan terjadi dalam waktu dua hari lagi.
“Kemarin saya komunikasi Informasinya dalam 2 hari ke depan,” katanya.
Terkait dengan potensi kehilangan produksi minyak kebocoran pipa gas tersebut, Laode tidak menjelaskan angka pasti berapa.
Saat ini, pemerintah akan melakukan optimalisasi produksi minyak di berbagai wilayah, termasuk dari produksi sumur masyarakat.
“Sekarang kan kepala SKK ada Palembang, di sana ada tambahan. Jadi semua tambahan-tambahan yang kecil-kecil dimanapun berada kita upayakan, kita dorong,” kata Laode.
Tonton juga Video: Raja Yordania Ajak Danantara Garap Proyek Pipa Gas hingga Tol
