Perdana! Prabowo Bakal Pidato di Forum Ekonomi Dunia

Posted on

Presiden Prabowo Subianto bakal memberikan pidato kunci di forum ekonomi bergengsi dunia, World Economic Forum 2026. Ini pertama kalinya Prabowo pidato sebagai presiden pada gelaran yang tiap tahunnya diadakan di Davos, Swiss tersebut.

Menurut keterangan resmi Sekretariat Kabinet, Prabowo akan berpidato di depan 61 kepala negara dan pemerintahan dan ribuan pegiat ekonomi dari seluruh Indonesia.

“Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 peserta,” tulis keterangan di Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (19/1/2026).

Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara di forum tersebut.

Dilihat dari laman resmi WEF 2026, direncanakan Prabowo akan memberikan pidato kunci pada 22 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 CET atau sekitar 20.00 WIB.

Sebelumnya, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan sempat menyampaikan kehadiran Indonesia dalam gelaran ini menjadi momentum strategis untuk membangun citra positif Indonesia di mata dunia sekaligus menarik investasi global.

“Karena kita melihat ini momen yang sangat penting. Kenapa penting? Karena Indonesia sudah sebenarnya dipandang cukup baik dan punya potensial untuk bisa mengundang investasi masuk ke Indonesia karena kita punya kekayaan sumber daya alam, kemudian ekonomi kita juga relatif tumbuh terus dan politik juga stabil, sumber daya manusia juga dengan bonus demografi yang terus kita tingkatkan kualitasnya ini bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi mereka,” ujar Ichwan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (9/1) yang lalu.

Managing Director Global Relations and Governance Danantara Mohamad Al-Arief menambahkan, akan ada tawaran investasi pada sejumlah sektor strategis yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

“Sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas kami yang juga strategis menjadi prioritas agenda pembangunan Nasional ya. Kami sangat interested dengan isu-isu transisi energi, ketahanan pangan, dan juga pengembangan industri yang bernilai tambah ya. Kita tentu juga ingin banyak melihat sektor-sektor yang sangat imperative dalam penciptaan lapangan kerja dan juga pertumbuhan inklusif ya,” kata Al-Arief.

Di sisi lain, Kehadiran Danantara di WEF 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperluas kemitraan internasional.

Simak juga Video ‘Partai Gema Bangsa Dukung Prabowo Nyapres 2029, Apa Alasannya?’: