Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara merespons peristiwa penyerangan Venezuela berujung penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat.
Menurut pemerintah, penyerangan Venezuela yang dikomandoi Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu tidak berdampak pada pasokan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia.
Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman pasokan minyak Indonesia bukan dari Venezuela.
“Kita sumber crude-nya itu bukan dari sana. Jadi dari wilayah lain. Jadi masih stabil,” ujar Laode di kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Meski begitu, pemerintah memantau setiap perkembangan gejolak politik luar negeri
“Antisipasi selalu ada. Kita akan analisis. Tapi yang jelas, kondisi di negara saat ini stabil,” kata Laode
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro bersama istrinya, Cilia Flores pada Sabtu (3/1) setelah berbulan-bulan menuduhnya terlibat perdagangan narkoba dan tidak sah dalam kekuasaan, menandai peningkatan dramatis dalam ketegangan geopolitik.
“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar negeri,” kata Presiden Donald Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social dikutip dari Reuters, Minggu (4/1/2026).
Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mengelola Venezuela dengan sebuah kelompok dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio akan menangani detailnya dikemudian hari.






