Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman telah mencabut izin ribuan distributor pupuk dan mencopot 192 oknum pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) yang melakukan pelanggaran.
Amran menyampaikan hal ini saat pengumuman swasembada pangan bersamaan dengan panen raya yang di Karawang dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Pupuk, izin bapak presiden, kadang kami disampaikan bahwa ini Mentan kejam, karena izin yang kami cabut sudah 2.300 seluruh Indonesia. Ada pak Dirut Pupuk di sini, terima kasih pak Dirut. Kita cabut izinnya, begitu naik harga dari HET, main-main kita langsung cabut izinnya, dan pada hari itu juga, hanya di tombol, langsung kita cabut izinnya,” ujar Amran dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (7/1/2026).
Amran menyebut sudah ada 192 oknum pejabat di lingkup maupun di luar Kementan yang dicopot, dipecat, bahkan dipenjara. Amran menekankan kinerja anak buahnya yang tidak patuh serta menyeleweng akan dicopot.
“Terima kasih Pak Kapolri, Pak Jaksa Agung, terima kasih Pak. Pak Wapang, Pak Jaksa Agung, terima kasih. Tahu pak, aku jual namanya bapak sering di lapangan. Jadi, aku minta maaf hari ini, bahwa ini perintah Jaksa Agung harus ditangkap. Sekarang tersangka 76,” jelas Amran.
Saksikan Live DetikSore :
Tonton juga video “Melihat Pengolahan Pupuk dari Sampah Makanan di Koperasi Kompos K”






