Libur Tahun Baru Berakhir, Puncak Arus Balik Minggu 4 Januari!

Posted on

Sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada Hari H sampai H+1 periode libur tahun baru 2026 atau pada Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB sampai Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

Menurut Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono, tTotal volume lalin ini naik 16,24% jika dibandingkan lalin normal (278.918 kendaraan).

“Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 147.817 kendaraan (45,59%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 90.590 kendaraan (27,94%) dari arah Barat (Merak) dan 85.801 kendaraan (26,46%) dari arah Selatan (Puncak),” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/1/2026).

Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:

ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)

– Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 71.614 kendaraan, meningkat sebesar 29,60% dari lalin normal.

– Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 76.203 kendaraan, meningkat sebesar 32,17% dari lalin normal.

– Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 147.817 kendaraan, meningkat sebesar 30,91% dari lalin normal.

ARAH BARAT (MERAK)

Lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 90.590 kendaraan, lebih rendah 8,28% dari lalin normal.

ARAH SELATAN (PUNCAK)

Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 85.801 kendaraan, meningkat sebesar 27,62% dari lalin normal.

Jasa Marga juga mencatat 2.638.186 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada 16 hari periode libur Nataru 2025/2026 yaitu mulai Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB s.d Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB di empat GT Utama meningkat 11,49% dari lalin normal (2.366.223 kendaraan) atau 90,5% telah melintas dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan.

Pada periode yang sama, untuk kendaraan kembali menuju wilayah Jabotabek tercatat 2.472.184 kendaraan atau naik sebesar 8,01% dari lalin normal (2.288.928 kendaraan) atau 86,0% telah melintas dari proyeksi 2,8 juta kendaraan.

Rivan mengingatkan masyarakat bahwa puncak arus kembali ke Jabotabek diprediksi terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, seiring berakhirnya masa libur Tahun Baru 2026 dan tingginya pergerakan masyarakat yang kembali beraktivitas normal.

“Untuk itu, kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari optimalisasi layanan operasional, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, kesiapan petugas dan sarana pendukung di lapangan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar,” ujarnya.

“Jasa Marga juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian dan mendukung rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan sesuai diskresi Kepolisian,” sambung Rivan.

Rivan mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur jadwal perjalanan secara cermat dan memanfaatkan waktu di luar jam-jam padat guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas.