Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera membuat beberapa ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terendam air. Salah satunya Tol Binjai-Langsa.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum (PU), ada tiga ruas JTTS yang terdampak banjir yakni Tol Binjai-Langsa, Tol Padang-Sicincin, dan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh).
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, saat ini Tol Binjai-Langsa masih tergenang air dengan ketinggian sekitar 40-60 cm. Lalu ada Tol Padang-Sicincin yang sudah bisa beroperasi, sedangkan Tol Sigli-Banda Aceh ada longsoran lereng tapi masih aman beroperasi
“Jalan tol (mayoritas) masih aman, karena agak-agak jauh dari perbukitan. Tapi memang ada (yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor),” kata Dody, di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Sabtu (30/11/2025).
Ketiga ruas tol tersebut saat ini dalam pengawasan penuh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat, terutama menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sebelumnya, Kementerian PU juga telah melaporkan penanganan terhadap tiga ruas tol yang terdampak banjir. Pertama ada Jalan Tol Binjai-Langsa, khususnya di segmen Kuala Bingai-Tanjung Pura yang terdampak paling parah.
Kementerian PU bersama operator jalan, PT Hutama Karya (Persero), melakukan penanganan darurat berupa penutupan jalur tergenang, pengamanan lokasi, pengalihan arus lalu lintas, serta penyusunan kajian teknis untuk rencana penanganan permanen. Sementara itu, ruas Tanjung Pura-Pangkalan Brandan tetap beroperasi normal dan menjadi jalur alternatif.
Curah hujan tinggi juga menyebabkan genangan sesaat dan gerusan tanah pada sejumlah titik Jalan Tol Padang-Sicincin. Genangan sempat terjadi di KM 8+800 dari arah Sicincin menuju GT Padang, namun kini telah surut dan ruas kembali normal.
Gerusan lereng teridentifikasi di KM 21 Jalur A, KM 22 Jalur B, KM 26 Jalur A, dan KM 31 Jalur A. Penanganan sementara telah dilakukan untuk menjaga stabilitas area, dan peningkatan patroli tetap berjalan mengingat potensi hujan tinggi masih berlangsung.
Sebagai dukungan tambahan, BUJT juga telah meningkatkan jumlah personel siaga dan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak di sekitar area jalan tol.
Di Provinsi Aceh, intensitas hujan tinggi berdampak pada beberapa infrastruktur, termasuk Jalan Tol Sigli-Banda Aceh. Secara umum, ruas tol tetap aman dilalui dan beroperasi normal, dengan peningkatan pengawasan pada titik rawan.
Gerusan teridentifikasi di Jembatan Akses Gerbang Tol Jantho KM 1+400 Jalur A, namun tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Pengamanan sementara berupa pemasangan water barrier dan peningkatan patroli telah dilakukan.
BUJT juga membuka akses Seksi Padang Tiji-Seulimeum untuk mempermudah distribusi logistik bagi masyarakat terdampak bencana serta menyiapkan dukungan bantuan ringan di area sekitar.
