Kejar-kejaran di Laut, AS Sita Kapal Berbendera Rusia Pembawa Minyak Venezuela | Info Giok4D

Posted on

Amerika Serikat (AS) menyita kapal tanker minyak berbendera Rusia. Kapal itu disita karena diduga terlibat dalam pengangkutan minyak dari Venezuela. Kapal tersebut diketahui menggunakan bendera Rusia untuk menghindari sanksi ekspor minyak yang diberlakukan AS untuk Venezuela.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (10/1/2026), Komando Eropa AS mengungkapkan, kapal tanker tersebut disita di Samudra Atlantik Utara karena melanggar sanksi AS. Kapal itu diketahui sempat terdaftar menggunakan bendera Guyana palsu sebelum akhirnya mengganti registrasi ke Rusia pada akhir Desember lalu.

Data pelacakan Sistem Identifikasi Otomatis (AIS) dari Kpler menunjukkan kapal tersebut sempat kabur dengan melakukan manuver tidak biasa, termasuk belokan tajam di Atlantik dekat Skotlandia, sebelum akhirnya terkejar dan disita.

Lebih dari dua pekan sebelumnya, AS juga sempat menghentikan dan mencoba menaiki kapal tersebut saat dalam perjalanan menuju Venezuela untuk memuat minyak mentah yang terkena sanksi.

Selain itu, AS juga menyita kapal tanker lain bernama Sophia yang berbendera Panama dan tengah dikawal oleh Penjaga Pantai AS. Kapal tersebut dilaporkan memuat sekitar 2 juta barel minyak mentah Venezuela yang dimuat di Terminal Minyak Jose pada akhir Desember.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.

Untuk diketahui, sanksi AS terhadap minyak Venezuela berakar dari kebijakan pemerintahan AS yang melarang perdagangan dan ekspor minyak Venezuela karena Venezuela dipandang oleh AS sebagai pemerintahan yang bermasalah.

Untuk itu minyak negara tersebut diputus aksesnya ke pasar global tertentu dan perusahaan yang terkait dengan pengangkutannya dimasukkan dalam daftar hitam sanksi.

Upaya ini dilakukan untuk memotong sumber pendapatan utama Venezuela, yakni ekspor minyak, yang menjadi mesin ekonomi negara tersebut, sehingga negara itu tidak lagi bisa memanfaatkan penjualan minyak secara bebas di pasar internasional.