Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung mengundurkan diri dari jabatannya di Bank Indonesia. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Prasetyo menyatakan hal ini setelah menjawab soal isu Wamenkeu Thomas Djiwandono diusulkan untuk menjadi salah satu calon pengganti Juda ke DPR.
“Itu bermulai dari adanya surat pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur,” kata Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).
“Namanya atas nama pak Juda (Juda Agung),” saat ditanya wartawan.
Dia menjelaskan saat ini Prabowo juga sudah mengirimkan Surat Presiden ke DPR untuk mengajukan tiga nama termasuk Thomas untuk fit and proper test.
“Ada beberapa nama yang dikirimkan salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah pak Wamenkeu atas nama pak Tommy (Thomas Djiwandono,” kata Prasetyo.
Diketahui Thomas Djiwandono sendiri selama ini dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, dia merupakan salah satu keponakan Prabowo. Thomas juga sempat menempati posisi penting di Partai Gerindra.
Lebih lanjut, Thomas sendiri diangkat menjadi Wakil Menteri Keuangan sejak 18 Juli 2024 di kabinet Indonesia Maju, kemudian dia dilanjutkan tugasnya di Kabinet Merah Putih yang mulai berkuasa sejak Oktober 2025.
