Investasi Hilirisasi Tembus Rp 582 T di 2025

Posted on

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan data realisasi investasi di bidang hilirisasi selama 2025. Di tahun itu, investasi hilirisasi yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 582,1 triliun atau kontribusinya sebesar 30,2% dari total realisasi investasi selama 2025.

“Memang hilirisasi berkontribusi kurang lebih 30,2% dari total capaian realisasi pada tahun 2025 ini. Tapi memang pertumbuhan ini meningkat cukup lebih tinggi,” kata Rosan dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Rosan menjelaskan investasi hilirisasi yang masuk kini tak hanya di sektor mineral saja, tapi juga sudah menyasar ke sektor lain, seperti perkebunan dan perikanan. Pada 2025, realisasi investasi hilirisasi di sektor perkebunan dan kehutanan mencapai Rp 144,5 triliun.

Sementara, investasi hilirisasi di mineral mencapai Rp 373,1 triliun dan sektor perikanan dan kelautan mencapai Rp 6,4 triliun. Lalu, di sektor minyak dan gas bumi, investasinya mencapai Rp 60 triliun.

“Kita melihat ini nanti di perikanan akan mengalami peningkatan nih. Terutama di perikanan saya tahu investasinya akan cukup besar, akan masuk di daerah untuk tahun ini di perikanan dan juga di perkebunan. Jadi ini dua ini akan mengalami peningkatan. Menurut saya cukup signifikan di tahun ini, terutama perikanan ya,” terang Rosan.

Rosan menekankan investasi hilirisasi tidak hanya berdampak pada nilai ekonominya saja. Namun, juga berdampak pada penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

“Kita ingin manufacturing-nya semua itu ada di kita, sehingga kita juga bisa meningkatkan sumber daya manusia kita. Dengan teknologi yang baru, mereka bisa langsung belajar secara langsung. Jadi hal-hal itu yang tertuang dalam hilirisasi tidak semata-mata hanya untuk kepentingan ekonomis saja, tapi juga untuk kepentingan yang lebih besar lainnya,” imbuh Rosan.

Berikut lima daerah dengan investasi hilirisasi terbesar di Indonesia selama 2025:

1. Sulawesi Tenggara Rp 110 triliun
2. Maluku Utara Rp 74,8 triliun
3. Jawa Barat Rp 71,4 triliun
4. Banten Rp 41,3 triliun
5. Jawa Timur Rp 36,7 triliun

Simak juga Video Airlangga Sebut Kondisi Ekonomi Baik, Investasi Tembus Rp 1.434 T