Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim melakukan kunjungan kerja ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara pada 12-13 Januari 2026. Hal ini untuk memperkuat layanan dan pengawasan keimigrasian dalam mendukung kawasan industri strategis.
Silmy mengatakan kehadiran imigrasi di kawasan industri memiliki fungsi strategis dalam memastikan aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional.
“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).
Menurut Silmy, IWIP kini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel. Berdasarkan catatannya, nilai investasi di kawasan tersebut telah mencapai sekitar Rp 500 triliun dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar 20% per tahun, jauh di atas rata-rata nasional.
Silmy dan rombongan meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di IWIP, serta mengunjungi sejumlah fasilitas utama kawasan industri termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, serta industri baterai.
Direktur PT IWIP, Scott Ye menyambut baik kunjungan tersebut. Kehadiran pemerintah di lapangan dinilai sangat penting untuk memastikan operasional kawasan industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional berjalan sesuai ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional.
“Sebagai pengelola kawasan, IWIP terus memperkuat standar operasional dan sistem kepatuhan, termasuk peningkatan layanan pendukung kawasan, agar aktivitas industri berjalan aman, tertib dan berkelanjutan,” imbuh Scott Ye.
