IHSG Melemah, BSML Jual Aset, dan RISE Tebar Saham Bonus

Posted on

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (13/1) di zona merah setelah turun 0,58% ke level 8.884,72. Pergerakan pasar berlangsung volatil dengan kinerja saham yang cenderung bervariasi.

Sejumlah saham masih mampu mencatat penguatan, seperti TLKM yang naik 2,03%, KPIG melonjak signifikan 25,00%, serta ASII menguat 1,82%. Di sisi lain, tekanan terlihat pada saham BREN yang terkoreksi 5,01%, BRPT melemah 7,10%, dan BBCA turun 1,23%.

Dari sisi transaksi, minat investor asing masih terlihat cukup solid. Di pasar reguler, asing membukukan beli bersih sebesar Rp205,00 miliar. Namun, jika dihitung secara keseluruhan di seluruh pasar, nilai beli bersih asing tercatat Rp101,97 miliar.

Secara sektoral, tekanan lebih dominan dengan enam dari sebelas sektor berakhir melemah. Sektor infrastruktur menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 2,37%, sementara sektor consumer cyclicals dan industrials justru mencatatkan penguatan tertinggi masing-masing sebesar 2,22%.

Berita Emiten

BSML telah merealisasikan penjualan satu unit kapal tug boat TB Equator 30 kepada Pelayaran Korindo dengan nilai transaksi Rp10,50 miliar pada 8 Januari. Aksi ini merupakan bagian dari langkah perseroan dalam melakukan revitalisasi dan optimalisasi aset. Sebagian dana hasil penjualan dialokasikan untuk pelunasan kewajiban perbankan guna memperbaiki struktur keuangan dan menekan beban bunga.

Manajemen BSML juga berencana melanjutkan divestasi empat unit kapal lainnya sesuai persetujuan RUPSLB, dengan estimasi nilai penjualan mencapai Rp60 miliar hingga akhir kuartal I 2026.

Rangkaian divestasi tersebut dinilai berpotensi mendorong peningkatan kinerja pendapatan perseroan tahun ini, dengan proyeksi pendapatan mencapai Rp159,84 miliar dan laba bersih Rp16,36 miliar. Dalam jangka panjang, perseroan menargetkan pendapatan Rp340,43 miliar dan laba bersih Rp41,72 miliar pada 2030.

RISE memastikan akan membagikan saham bonus sebanyak 5,2 miliar lembar saham dengan nilai setara Rp525,36 miliar.

Distribusi saham bonus dijadwalkan pada 19 Februari, dengan rasio pembagian 25 saham lama berhak atas 12 saham bonus. Nilai saham bonus diperkirakan sekitar Rp100 per lembar, dengan tanggal cum ditetapkan pada 19 Januari untuk Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.