Harga emas kemungkinan akan terus meningkat minggu depan. Diprediksi harga emas bisa terus merangkak naik mendekati level Rp 3 juga per gram.
Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menyatakan per hari Sabtu saja harga emas sudah mencapai Rp 2,88 juta. Bukan tidak mungkin, minggu depan harga emas bisa naik lagi ke level Rp 3 juta per gram.
Dari prediksinya diperkirakan harga emas akan naik minimal di level Rp 2,9 jutaan. Di akhir minggu besar kemungkinan harga emas bisa di Rp 3 jutaan per gram.
“Emas dunia minggu depan ini mengalami kenaikan, kemungkinan besar menuju di hari Senin itu US$ 5.020 per troy ons. Kemudian untuk harga Logam Mulia itu di Rp 2.992.000 per gram,” papar Ibrahim dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (25/1/2026).
“Kemudian kalau naik lagi resisten kedua itu di US$ 5.100. Ada kemungkinan besar ke US$ 5.100 sampai hari Sabtu. Kemudian harga Logam Mulianya itu di Rp 3.092.000 per gram,” lanjutnya.
Namun, kalaupun ada sentimen buruk yang membuat turunnya harga emas. Ibrahim memprediksi emas hanya akan turun sekitar Rp 2,75 – 2,85 juta saja.
Faktor pendorong harga emas diakuinya cukup banyak, khususnya dari sentimen yang berada di luar negeri. Khususnya ketegangan perang yang tak kunjung usai di beberapa belahan dunia, bahkan masih banyak ancaman perang baru akan pecah.
Ibrahim mengatakan investor masih nampak mempertanyakan mengapa tidak ada negara Eropa yang bergabung dengan Dewan Perdamaian besutan Presiden AS Donald Trump. Hal ini menunjukkan masih ada sedikit ketegangan antara Uni Eropa dan AS, khususnya soal rencana AS masuk ke Greenland.
“Pemimpin-pemimpin Uni Eropa sampai saat ini masih memanas memanas ya hubungannya dengan Amerika,” ujar Ibrahim.
Ancaman perang pecah juga terjadi melihat konflik Iran, Ibrahim mengatakan nampaknya investor masih harap-harap cemas AS akan menyerang Iran bila pemerintah setempat memutuskan aksi represif untuk menekan demonstrasi dan memutuskan rencana senjata nuklir.
Permainan politik di bank sentral AS juga jadi sorotan, Trump nampaknya akan segera menempatkan orang kepercayaannya untuk masuk dewan gubernur The Federal Reserve. Hal ini dirasa dapat membuat The Fed bisa melancarkan kebijakan pemerintahan Trump.
Harga emas bisa naik juga didorong oleh banyaknya negara yang bank sentralnya ikut menimbun emas besar-besaran sebagai cadangan devisa. Ibrahim menyebut ada bank sentral Rusia, China, India, Uni Eropa hingga Inggris.
“Mereka memupuk cadangan devisanya dengan Logam Mulia. Kenapa? Karena mereka tahu bahwa kondisi ekonomi global yang tidak baik-baik saja ini akan terus memanas dan situasi inilah untuk menanggulangi salah satunya adalah lindung nilai yaitu Logam Mulia,” papar Ibrahim.
Sementara itu, di dalam negeri emas juga banyak diincar masyarakat Indonesia. Alhasil suplai dan permintaannya tidak seimbang, permintaan banyak dan suplainya makin sedikit, bahkan kelangkaan emas terjadi. Maka wajar saja harga emas naik tinggi saat ini.
“Supply dan demand-nya pun juga tidak seimbang. Ya kita melihat bahwa barang langka juga ya. Kemudian orang pun juga sulit melakukan pembelian,” kaga Ibrahim.
Strategi Investasi Emas
Ibrahim menyebutkan emas memang makin sulit untuk dimiliki secara fisik saat ini, terlebih lagi harga investasinya terus merangkak naik dan mahal. Hanya saja, dia mengungkapkan ada cara tersendiri agar emas masih bisa dibeli meskipun mahal harganya.
Caranya adalah dengan membeli emas digital di bank-bank emas di tanah air. Pembelian emas bisa dilakukan dengan murah-meriah di hitungan ratusan ribu rupiah.
Masyarakat bisa menabung emas dengan layanan ini, uang berapapun bisa dikumpulkan untuk membeli emas sedikit-sedikit, ketika sudah terkumpul banyak, emas bisa ditukarkan secara langsung.
“Nah emas digital ini lebih murah Kita memiliki uang Rp 500 ribu, Rp 100 ribu Ini pun juga bisa melakukan investasi. Dan ini pun juga Sangat diminati oleh masyarakat,” papar Ibrahim.
“Kan bisa nol koma berapa gram dulu di bank digital. Kemudian spread-nya pun juga tidak terlalu besar Ini yang akan membuat masyarakat itu akan kembali mendapatkan investasi Jadi jangan takut bagi masyarakat,” pungkasnya.
