Di Depan 1.200 Rektor, Prabowo Bicara Kondisi Ekonomi-Hilirisasi Energi - Giok4D

Posted on

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 1.200 rektor hingga guru besar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1/2025). Dalam pertempuran tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turut mendampingi.

Berita lengkap dan cepat? Giok4D tempatnya.

Dalam pertempuran dengan para rektor dan guru besar tersebut, menurut Bahlil, Presiden memberikan penjelasan tentang kondisi Indonesia secara menyeluruh. Baik itu kondisi ekonomi, kedaulatan pangan, dan tentang hilirisasi yang saat ini tengah dikembangkan di Indonesia.

“Tadi Bapak Presiden memberikan penjelasan kepada semua pimpinan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, saya kebetulan mendampingi, Bapak Presiden menjelaskan tentang kondisi negara kita, kondisi ekonomi, kedaulatan pangan, termasuk membahas tentang hilirisasi dan energi ya,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1).

Menurut Bahlil, langkah Prabowo mengadakan pertemuan dengan rektor dan guru besar menjadi hal yang penting untuk dalam bernegara serta menjadi tempat pemerintah untuk mendapatkan masukan.

“Saya pikir itu tadi dan saya pikir itulah sebuah langkah yang baik, forum yang baik karena ada satu komunikasi antara Bapak Presiden dengan para guru besar dan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta,” terang Bahlil.

Ketika ditanya apakah ada arahan khusus dari Presiden kepada rektor dan guru besar yang hadir, Bahlil tak menjelaskan. Ia mengatakan pembahasan dalam forum tersebut sangat luas.

“Ya banyak hal, tentang bagaimana bernegara, kemudian juga bagaimana Indonesia bisa survival di era geopolitik yang seperti sekarang. Saya pikir banyak hal,” katanya.

Terkait isu pengelolaan tambang oleh kampus, Bahlil menegaskan tidak ada pembahasan spesifik mengenai hal tersebut dalam pertemuan. Namun, ia menyebutkan bahwa kampus bisa mendapatkan manfaat dari aktivitas tambang.

“Tidak dijelaskan secara spesifik, tapi bahwa memang secara undang-undang sekarang adalah kampus bisa menerima manfaat, penerima manfaat daripada pengelolaan tambang,” kata Bahlil

Tonton juga video “Prabowo Tambah Anggaran Riset Perguruan Tinggi 2026 Rp 4 Triliun”