Para atlet yang berlaga di SEA Games Thailand 2025 mendapatkan bonus. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan total bonus yang diberikan mencapai Rp 465 miliar.
Erick bilang dana tersebut ditransfer secara langsung tanpa perantara ke seluruh atlet dan pelatih melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
“Untuk memastikan transparansi, bapak presiden, kami dari Kemenpora secara langsung juga mentransfer seluruh bonus kepada masing-masing atlet dan pelatih langsung melalui Bank BRI, total dananya Rp 465.250.000.000. Ini angka yang luar biasa. Terima kasih, bapak,” papar Erick saat seremoni pemberian bonus SEA Games di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2025).
Dia bilang, Indonesia berhasil mengumpulkan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu dalam SEA Games. Bonus diberikan Rp 1 miliar untuk setiap atlet yang meraih emas, Rp 315 juta untuk setiap atlet yang meraih perak, dan Rp 157 juta untuk atlet yang meraih perunggu.
Itu merupakan hitungan bonus untuk cabang olahraga tunggal. Ada perhitungan sendiri untuk cabang olahraga yang beregu, termasuk untuk bonus bagi para pelatih.
Yang jelas, bonus maksimal Rp 1 miliar untuk peraih emas adalah yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia dan hal itu baru diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Ini bonus terbesar sepanjang sejarah kita juga ini semua karena Bapak. Terima kasih,” kata Erick.
Erick berujar pihaknya juga mendorong literasi keuangan kepada para atlet dan pelatih yang mendapat bonus untuk menggunakan uangnya lebih bijak bagi masa depan masing-masing atlet.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
“Kami juga memberikan literasi keuangan Bapak. Kemarin kita mengumpulkan hampir 400 pelatih dan tentu para atlet Bapak kurang lebih satu setengah jam. Karena memang ini sesuai dengan arahan Bapak, bahwa bonus yang negara berikan, balak selalu berpesan kepada kami ini adalah sebagai amanah untuk masa depan mereka yang mereka harus jaga,” jelas Erick.






