Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memberikan perkembangan terkini mengenai rencana Bulog akan menjadi badan di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan saat ini prosesnya lagi digodok oleh Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat.
“Sedang proses di komisi IV DPR RI sedang digodok. Kemarin di bulan Desember ada rapat di Jogja, kalau ga salah hari ini ada rapat lanjutan. Mohon waktu. Insyaallah dalam waktu dekat akan segera ada kepastiannya,” kata dia dalam media briefing Capaian Krusial Bulog 2025 dan Langkah Strategi 2026, di Kantor Bulog, Jakarta Selatan, Jumat (2/12/2026).
Rizal mengatakan rencana Bulog yang akan menjadi badan pemerintahan ini dilakukan seiring dengan arahan Prabowo yang ingin Bulog lebih kuat, tidak hanya mengurusi beras dan jagung.
“Seusai harapanya Bapak Presiden jaya seperti dulu, Bulog tidak hanya mengurusi sembako tetapi menjamin ketersediaan pangan lainnya. Seperti arahan beliau (Prabowo) kemandirian pangan, namanya mandiri itu kan kita pegang sendiri beras, telur, daging, minyak, itu dipegang sendiri, jangan dipegang orang lain,” terangnya.
Saat ditanya apakah Bulog menjadi badan baru kemudian menggantikan badan yang sudah ada saat ini, Rizal kembali menegaskan keputusan tersebut ada di tangan Komisi IV dan VI DPR RI. Dia hanya mengatakan jika nanti diperintahkan menjadi badan, Bulog berkomitmen siap menjalankan.
“Ini digodok, akan nanti dari komisi IV. Kami tinggal perintah, siap melaksanakan tugas. Bulog siap melaksakn tugas pemerintah maupun DPR RI Komisi IV dan VI,” pungkasnya.
Sebelumnya, Rizal pernah buka-bukaan perkembangan Perum Bulog akan menjadi badan di bawah Presiden. Rencana ini muncul sebulan setelah Prabowo Subianto dilantik menjadi Presiden, tepatnya pada November 2024.
Rizal memastikan pembahasan Perum Bulog menjadi badan masih terus dilakukan antara Bulog dengan pemerintah. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah akan merevisi Peraturan Presiden (Perpres) No. 125 Tahun 2022 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2016 tentang Perusahaan Umum Perum Bulog.
“Intinya kita akan kan sedang mau direvisi itu Perpres 125. Mungkin ke depan Bulog akan diharapkan jadi badan,” kata dia ditemui di Kementerian Koodinator Bidang Pangan, Jumat (12/9/2025).
Saat ditanya kapan target realisasi rencana tersebut, Rizal mengatakan perubahan itu harus dibahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Rizal juga enggan menanggapi terkait Bulog yang akan lepas dari Kementerian BUMN jika sudah menjadi badan sendiri.
“Kita tergantung anggota dewan (DPR) nanti. Ya kan nanti harus persetujuan di sana. Kita ikutin aturan ada dari hasil itu bagaimana pertunjuknya,” tuturnya.
Simak Video ‘Respons Tito Soal Penjarahan Minimarket-Gudang Bulog di Sibolga’:






