Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Gates Foundation, yayasan filantropi milik pendiri Microsoft, Bill Gates. Penunjukan ini disebut sebagai salah satu fase paling menentukan dalam sejarah yayasan tersebut.
Tahun lalu, Bill Gates mengumumkan komitmen besar untuk menghabiskan dana abadi Gates Foundation dalam kurun waktu dua dekade ke depan. Periode 20 tahun ini diproyeksikan menjadi fase penentuan arah terakhir yayasan hingga menuju penutupan pada 2045.
Dana filantropi tersebut akan difokuskan pada tiga agenda besar, yakni menekan angka kematian ibu dan bayi, memastikan generasi berikutnya terbebas dari penyakit menular mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan ekstrem menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
Di tengah komitmen global berskala raksasa itu, Sri Mulyani masuk ke dalam jajaran Dewan Direksi yang akan menentukan arah kebijakan, strategi, dan alokasi sumber daya yayasan.
CEO Gates Foundation Mark Suzman menilai rekam jejak Sri Mulyani sebagai ekonom dan pembuat kebijakan di berbagai lembaga internasional menjadi nilai utama yang dibutuhkan di fase krusial ini.
“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil. Keahlian ini sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” ujar Suzman dalam pernyataan resmi, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, kepemimpinan Sri Mulyani diharapkan dapat membantu memastikan sumber daya yayasan digunakan secara efektif untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai belahan dunia.
Menanggapi penunjukan tersebut, Sri Mulyani mengaku merasa terhormat bisa bergabung di tengah momen penting yang akan menentukan dampak global Gates Foundation dalam dua dekade ke depan.
“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin bagi mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk dapat berkontribusi dalam momen yang penuh tantangan sekaligus peluang ini,” ujar Sri Mulyani.






