Pasar derivatif minyak mentah global saat ini sedang menghadapi dinamika. Karena itu dibutuhkan literasi perdagangan berjangka energi global di Indonesia.
Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX) Yazid Kanca Surya mengungkapkan diharapkan pelaku usaha bisa mendapatkan peluang dan strategi pemanfaatan produk Brent Crude Oil Futures.
“Sekaligus membuka akses lebih luas bagi pelaku pasar domestik terhadap instrumen global yang likuid,” kata dia dalam keterangannya ditulis Minggu (31/8/2025).
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Jakarta (KBI) Budi Susanto, menyampaikan sebagai mitra strategis JFX, PT KBI menyambut baik inisiatif pengembangan instrumen global.
“Literasi yang kuat mengenai dinamika pasar derivatif minyak mentah global, khususnya Brent Crude Oil, menjadi pilihan penting bagi pelaku usaha untuk dapat berpartisipasi. PT KBI hadir untuk memastikan seluruh sistem kliring penjaminan dan penyelesaian transaksi yang dilakukan berjalan secara handal dan sesuai integritas pasar,” ujar dia.
Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Dia menyebut literasi yang baik adalah fondasi bagi pasar yang sehat dan inklusif.
“Langkah proaktif JFX dan KBI ini sangat sejalan dengan visi Bappebti untuk menciptakan ekosistem perdagangan berjangka yang maju, berintegritas, dan dapat diandalkan oleh seluruh pelaku usaha,” jelas dia.
Seminar Mini Brent Crude Oil Futures di Hotel Orchardz Industri, Jakarta, sebagai upaya memperkuat literasi perdagangan berjangka energi global di Indonesia.
Mengusung tema “Fueling Profits: Mastering Brent Crude Oil Trading”, seminar ini menghadirkan James Brodie, Head of Learning and Development ONYX Capital Group, London, sebagai pembicara utama. Acara ini diikuti oleh perwakilan anggota bursa, pelaku industri, dan masyarakat umum yang tertarik untuk memahami dinamika pasar minyak dunia.Acara diikuti oleh perwakilan anggota bursa, pelaku industri, dan masyarakat yang tertarik mempelajari dinamika pasar minyak dunia.