Badai Dahsyat Putus Aliran Listrik 1 Juta Warga AS-Batalkan 10.000 Penerbangan! | Info Giok4D

Posted on

Lebih dari 1 juta warga di Amerika Serikat (AS) mengalami pemadaman listrik yang terasa hingga daerah New Mexico di wilayah barat. Tak hanya itu, lebih dari 10.000 penerbangan pada hari Minggu dibatalkan akibat badai musim dingin.

Kondisi tersebut disebabkan oleh badai besar yang melumpuhkan negara-negara bagian di wilayah timur dan selatan dengan salju tebal serta es. Salju, hujan es, dan suhu dingin ekstrem menyapu dua pertiga wilayah timur AS pada Minggu.

Kondisi tersebut menyebabkan jumlah pemadaman listrik terus bertambah. Hingga pukul 14.16 waktu setempat Pantai Timur atau 19.16 GMT, lebih dari 1 juta pelanggan di AS tidak mendapatkan pasokan listrik, menurut PowerOutage.us.

Dilansir dari Reuters, Senin (26/1/2026), dari jumlah tersebut, setidaknya 330.000 berada di Tennessee, serta lebih dari 100.000 pelanggan masing-masing di Mississippi dan Louisiana. Negara bagian lain yang terdampak meliputi Texas, Kentucky, Georgia, West Virginia, dan Alabama.

Sementara itu, lebih dari 10.800 penerbangan di Negeri Paman Sam yang dijadwalkan pada Minggu dibatalkan. Jumlah ini meningkat dibandingkan hari Sabtu dengan jumlah pembatalan penerbangan tercatat sebanyak 4.000.

Data FlightAware menunjukkan bahwa lebih dari 80% penerbangan hari Minggu dibatalkan di sejumlah bandara kawasan metropolitan besar, termasuk New York, Philadelphia, dan Charlotte di North Carolina.

Delta Air Lines pada Minggu mengatakan pihaknya berencana mengurangi jumlah penerbangan yang menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang terjadi. Maskapai tersebut telah menyesuaikan jadwalnya sejak Sabtu, dengan tambahan pembatalan penerbangan pada pagi hari di Atlanta, Boston dan New York City.

Delta juga akan memindahkan para ahli dari bandara yang terbiasa menangani cuaca dingin untuk membantu tim pencairan es pesawat dan penanganan bagasi di sejumlah bandara di wilayah selatan.

Prakiraan terbaru Layanan Cuaca Nasional untuk periode Minggu hingga Senin pagi memperkirakan hujan salju lebat dari Lembah Ohio hingga wilayah Timur Laut, dengan ketebalan mencapai hingga 18 inci di New England. Sebagian besar wilayah Tenggara dan beberapa bagian Mid-Atlantic diperkirakan akan diguyur hujan dan hujan beku.

Para peramal cuaca juga memperingatkan akan potensi suhu yang sangat dingin dan hembusan angin berbahaya dari wilayah dataran selatan hingga Timur Laut setelah badai berlalu, yang berpotensi menyebabkan gangguan perjalanan berkepanjangan dan dampak serius terhadap infrastruktur.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump pada Sabtu menyetujui deklarasi darurat bencana federal untuk Carolina Selatan, Virginia, Tennessee, Georgia, Carolina Utara, Maryland, Arkansas, Kentucky, Louisiana, Mississippi, Indiana, dan West Virginia.

Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menyatakan sebanyak 17 negara bagian serta Distrik Columbia berstatus darurat cuaca pada Sabtu. Para pejabat mengatakan jaringan listrik sangat rentan terdampak pembentukan lapisan es.