Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO) mendukung UMKM di Sumatera untuk bangkit pascabencana. Dukungan tersebut diwujudkan saat APRINDO dan pemerintah memberikan klinik khusus UMKM.
Ketua Umum APRINDO, Solihin menyampaikan bahwa pascabencana di Sumatera, UMKM lokal menjadi fokus utama APRINDO dan pemerintah agar mampu menjalankan usaha seperti semula secara perlahan.
Klinik UMKM menjadi salah satu solusi dari Kementerian UMKM bersama APRINDO untuk memulihkan UMKM pascabencana di Sumatera. Klinik tersebut akan memberikan bimbingan kepada para pelaku UMKM lokal. Sebab, banyak para UMKM bisa menciptakan produk, tetapi memiliki kendala pada pembuatan kemasan.
“Kita sudah ada klinik ya, difasilitasi oleh pemerintahan UMKM. Pak Maman datang ke sana beberapa hari lalu, kita buat klinik untuk bisa memberikan masukan untuk UMKM tersebut bangkit dan kita bisa berkolaborasi untuk bisa menciptakan produk dan membantu distribusinya ke retail model,” ujar Solihin, Senin (19/01/2026).
Selanjutnya, APRINDO menegaskan perannya sebagai penyeimbang harga di tengah kondisi pascabencana. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan kementerian terkait, APRINDO memastikan anggotanya tidak melakukan kenaikan harga sesuai arahan pemerintah daerah.
Jika terjadi kelangkaan barang, Solihin memastikan hal tersebut disebabkan oleh kendala distribusi. Sementara itu, harga jual tetap dijaga agar stabil demi melindungi masyarakat.
“Ya, kita tahu bencana yang baru terjadi, gubernur menginginkan tidak ada kenaikan harga, kita pastikan anggota kita tidak ada kenaikan harga. Kalau barang kesulitan, dalam konteks itu adalah masalah distribusi. Tapi harga yang kita jual tidak ada kenaikan. Kalau sulit barangnya ya pasti lama,” tegasnya.
Hal itu disampaikan oleh Solihin dalam kegiatan APRINDO Synergy Sync 2026. Selain membicarakan tentang pemulihan UMKM pascabencana di Sumatera dan stabilitas harga, APRINDO juga memberikan apresiasi kepada dewan pengarah, dewan pembina, perusahaan pendiri, dan para anggota yang telah menjadi bagian dari proses pembaruan dan penguatan organisasi.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Kegiatan yang mengangkat tema ‘Selaras dalam Arah, Kuat dalam Kolaborasi’ ini memberikan apresiasi kepada pengusaha retail berupa sertifikat dan dibagi menjadi beberapa kategori, seperti minimarket, hypermarket, dan department store.
Solihin mengatakan bahwa retail adalah salah satu infrastruktur ekonomi yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Retail harus dapat menjaga ketersediaan barang dan stabilitas harga bagi masyarakat.
Solihin berharap para anggota dari APRINDO akan selalu berkembang dalam melayani masyarakat, khususnya di bidang retail.
“Melalui adanya apresiasi ini, saya berharap anggota APRINDO akan selalu memiliki keinginan untuk naik dan terus berkembang,” ujarnya.
