Gelombang badai musim dingin Fern mulai melumpuhkan transportasi udara Amerika Serikat (AS). Kondisi ini membuat lebih dari 13.000 penerbangan dibatalkan di seluruh wilayah Paman Sam selama akhir pekan ini.
Melansir CNBC, Minggu (25/1/2026), badai musim dingin yang dahsyat ini diperkirakan akan membawa kombinasi salju lebat, hujan es, dan suhu yang sangat dingin di dua pertiga wilayah AS selama sepekan ke depan.
Imbas cuaca ekstrem ini, sekitar 4.000 penerbangan dibatalkan pada Sabtu (24/1) kemarin. Sebagian besar pembatalan ini terjadi di Bandara Internasional Dallas Fort Worth dengan hampir 1.500 penerbangan, dan di Bandara Dallas Love Field dengan 190 pembatalan.
Sementara hari ini, jumlah pembatalan naik dua kali lipat lebih jadi 9.100 penerbangan. Dalam hal ini pembatalan terbanyak berada di Bandara Ronald Reagan Washington dengan lebih dari 96% penerbangan terdampak.
Setelahnya ada Bandara LaGuardia New York dengan hampir 90% penerbangan dibatalkan, kemudian Bandara Internasional John F. Kennedy New York turut menutup sekitar 70% penerbangan juga dibatalkan untuk hari Minggu ini.
Di musim badai salju dan hujan es ini, para operator dan maskapai penerbangan biasanya membatalkan penerbangan lebih awal untuk mencegah pesawat, penumpang dan awak pesawat terlantar di bandara saat menunggu jadwal penerbangan. Hal ini dapat memperburuk gangguan layanan penerbangan setelah cuaca buruk berlalu.
“Januari umumnya merupakan musim sepi untuk perjalanan, tetapi badai besar tersebut diperkirakan akan mengganggu perjalanan ratusan ribu orang selama beberapa hari,” tulis CNBC dalam laporannya.
Atas dasar inilah maskapai-maskapai ternama Paman Sam seperti American, Delta, JetBlue Airways, Southwest Airlines, United Airlines, dan banyak lagi lainnya mengatakan mereka akan menghapuskan biaya perubahan dan pembatalan tiket penerbangan selama periode badai Fern berlangsung.
Selain itu maskapai juga akan menghapuskan selisih harga tiket untuk pemesanan ulang bagi pelanggan yang memiliki tiket ke dan dari lebih dari 40 bandara di seluruh negeri. Penghapusan biaya ini termasuk tiket ekonomi dasar yang memiliki batasan tertentu.
