Presiden Prabowo Subianto buka-bukaan strategi untuk menjaga iklim bisnis di Indonesia dengan harapan investor ikut mengembangkan ekonomi nasional. Beberapa strateginya dengan memastikan penegakan hukum dan memangkas hambatan birokrasi.
Strategi ini diungkapkan Prabowo di depan pegiat ekonomi, sektor swasta, dan para investor dunia dalam pidatonya di World Economic Forum (2026), di Davos, Swiss. Strategi pertama untuk menjaga iklim investasi dengan menjamin pemerintah akan menegakkan hukum yang adil tanpa pandang bulu. Baginya, iklim investasi bisa terjaga bila penegakan hukum bisa dijalankan dengan baik.
“Tidak ada iklim investasi tanpa kepastian penegakan hukum yang adil. Tidak seorang pun akan datang untuk berinvestasi di negara yang tidak taat hukum atau memiliki tradisi hukum yang meragukan,” ungkap Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, dikutip Jumat (23/1/2026).
Dia mencontohkan beberapa hasil besar penegakan hukum, misalnya terbongkarnya praktik penyalahgunaan besar-besaran dalam tata kelola bahan bakar dan minyak mentah. Kemudian pemberantasan penggunaan kawasan hutan ilegal baik untuk tambang maupun perkebunan dengan disitanya 4 juta hektare (ha) pengelolaan lahan hutan ilegal oleh negara.
“Saya bertekad di bawah pemerintahan saya untuk memastikan penegakan hukum. Penegakan hukum harus menang atas kepentingan pribadi apa pun,” ujar Prabowo.
Pangkas Birokrasi
Untuk mencapai Indonesia yang maju dan modern, Indonesia butuh investasi besar. Prabowo akan menyederhanakan regulasi serta memangkas birokrasi yang berbelit-belit agar investor tertarik masuk ke Indonesia.
Indonesia secara terbuka akan menerima investasi asing maupun domestik untuk ikut berkontribusi pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. “Para delegasi yang terhormat, teman-teman, pertumbuhan ekonomi membutuhkan sektor swasta yang dinamis. Indonesia selalu dan akan selalu terbuka untuk investasi asing dan domestik,” papar Prabowo.
Baginya, prasyarat untuk investasi adalah stabilitas politik dan ekonomi. Juga kepastian penegakan hukum yang adil, dijamin oleh pemerintahan yang kuat, bersih, dan demokratis. Indonesia juga saat ini menawarkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan stabilitas.
“Kita telah menghapus ratusan peraturan yang tidak masuk akal. Peraturan yang menghambat keadilan, yang menciptakan budaya korupsi,” ujar Prabowo. ajak






