Amazon, Nvidia, hingga Crowdstrike Tertarik Peluang Investasi di RI

Posted on

Pemerintah Indonesia hadir dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos Swiss, dipimpin Presiden Prabowo Subianto. Prabowo juga berpidato pada sesi Special Address di Davos Congress Center.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan kondisi ekonomi Indonesia kepada dunia.

“Bapak Presiden secara tegas dan lengkap menjelaskan program-program ekonomi prioritas di bawah kepemimpinan beliau yang pro rakyat, dengan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Beliau juga menegaskan bagaimana cara memimpin Indonesia: kebijakan sosial harus meningkatkan produktivitas, dan produktivitas harus menghasilkan pertumbuhan,” ujar Menteri Koordiantor Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (23/1/2026).

Sejalan dengan pidato Prabowo, di sela-sela agenda WEF, Airlangga menyelenggarakan pertemuan dengan dunia usaha khususnya di bidang ekonomi digital, sebagai tindak lanjut dari perundingan tarif yang dilakukan Indonesia dan Amerika Serikat.

Bertempat di Indonesia Pavilion, Airlangga bertemu beberapa pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat untuk berdialog mengenai potensi investasi yang dapat dilakukan.

“Beberapa perusahaan yang tertarik antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare. Sebagai perwakilan dari dunia usaha Indonesia, juga hadir Nongsa Digital Park yang menjadi pengelola dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam,” terang Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono Moegiarso.

“Pada kesempatan tersebut dibahas mengenai tren ekonomi digital dan potensi pengembangan investasi di Indonesia, khususnya di bidang data center, keamanan siber, hingga infrastruktur digital,” sambung Susiwijono

Selain itu, Airlangga juga bertemu dengan Menteri Investasi Yordania Tareq Abu Ghazaleh. Pada pertemuan yang turut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, didiskusikasikan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Danantara dan Jordan Investment Fund terkait peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.

Turut hadir pada acara WEF Annual Meeting antara lain yakni Menteri Luar Negeri, Menteri Komunikasi dan Digitalisasi, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sekretaris Kabinet, dan Wakil Menteri Keuangan, serta Sekretaris Kemenko Perekonomian.