Presiden Prabowo Subianto menyatakan ekonomi Indonesia tangguh dalam menghadapi tantangan global. Prabowo mengutip laporan terbaru dari Dana Moneter Nasional (International Monetary Fund/IMF) yang menyebutkan Indonesia merupakan titik terang ekonomi global.
Hal ini diungkapkannya saat memberikan pidato kunci di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/1/2026).
“IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, ‘titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang menantang,’ begitu,” ujar Prabowo.
Sementara dunia menghadapi pengetatan kondisi keuangan, ketegangan perdagangan, dan ketidakpastian politik, Indonesia justru terus tumbuh baik ekonominya. Dia memaparkan ekonomi Indonesia tumbuh lebih dari 5% setiap tahun selama dekade terakhir.
“Saya yakin bahwa tahun ini pertumbuhan kita akan lebih tinggi,” ujar Prabowo.
Di mata Prabowo, lembaga internasional tidak memuji Indonesia karena optimisme yang tidak berdasar, lembaga sekaliber IMF memberikan pujian itu karena ada buktinya.
“Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan-kebijakan kami telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik,” tegas Prabowo.
Dengan kedamaian dan stabilitas, Indonesia dapat menjaga pertumbuhan positif pada ekonominya. Menurut Prabowo, kedamaian dan stabilitas di Indonesia selama bertahun-tahun tidak terjadi secara kebetulan. Kedamaian dan stabilitas tidak terjadi karena keberuntungan.
“Itu terjadi karena kita, orang Indonesia, telah dan akan selalu terus memilih persatuan daripada perpecahan, persahabatan dan kerja sama daripada konfrontasi, dan selalu persahabatan daripada permusuhan,” pungkas Prabowo menekankan.
Simak juga Video Prabowo di Forum Ekonomi Dunia: Tak Ada Kemakmuran Tanpa Perdamaian






