Cerita Agen BRILink Waisun, Layani Warga di Distrik Dekai Papua Pegunungan

Posted on

Di tengah keterbatasan akses layanan perbankan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, kehadiran BRILink Agen Waisun menjadi tumpuan masyarakat sekitar. Dikelola oleh Alfrida Pasongli sejak 2019, agen ini melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang.

Keputusan Alfrida membuka usaha BRILink Agen berangkat dari kepekaannya melihat kebutuhan masyarakat di sekitarnya. Jarak yang jauh dari kantor bank mendorongnya menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat, sekaligus menjadi sumber tambahan penghasilan keluarga.

“Awal mula kami memilih usaha Agen BRILink karena ingin menambah penghasilan. Selain itu, kami melihat wilayah ini berada di pusat aktivitas pasar, namun lokasinya cukup jauh dari kantor bank,” ujar Alfrida, dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).

Seiring perkembangannya, Alfrida mengakui perjalanan mengelola BRILink Agen tidak selalu berjalan mulus. Berbagai keterbatasan masih dihadapi, mulai dari stabilitas jaringan hingga kondisi wilayah yang tidak selalu kondusif dan menuntut kewaspadaan ekstra. Meski demikian, ia tetap menjalankan usahanya dengan ketelitian dan kesabaran.

Tanpa membedakan latar belakang, Alfrida melayani warga dari berbagai wilayah sekitar Distrik Dekai. Bagi Alfrida, peran BRILink Agen tidak sekadar menjalankan transaksi keuangan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepastian layanan, terutama bagi masyarakat yang kesulitan mengakses kantor bank.

Peran tersebut dirasakan langsung oleh para orang tua yang tetap dapat bertransaksi meski bank tidak beroperasi, termasuk mengirimkan dana untuk anak-anak mereka yang menempuh pendidikan di luar daerah.

“Puji Tuhan, banyak dampak positif yang kami rasakan, baik bagi keluarga maupun masyarakat. Mama-mama kampung bisa bertransaksi di kios kami saat bank tutup, dengan harapan dapat mengirimkan sedikit rezeki untuk anak-anak mereka yang bersekolah di luar daerah. Hal ini menjadi motivasi dan semangat untuk kami agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan kepada masyarakat sekitar untuk selalu bekerja dan juga dapat bermanfaat untuk beberapa rumah ibadah maupun sekolah,” tambahnya.

Komitmen Alfrida menjaga akses layanan keuangan di wilayah dengan berbagai keterbatasan tersebut mengantarkannya menjadi salah satu Agen Juragan. Saat ini, ia mengelola empat outlet BRILink Agen dan merasakan berbagai manfaat serta dukungan dari BRI.

Dukungan tersebut meliputi pendampingan petugas bank, layanan pick up service, hingga fasilitas penyetoran terbatas pada hari libur dan hari raya. Fasilitas ini semakin memperkuat peran BRILink Agen Waisun dalam menjaga kelancaran layanan keuangan masyarakat setempat.

“Manfaat yang di dapatkan sangatlah banyak, selain menjadi prioritas di grup atau paguyuban, kami juga mendapatkan layanan yang sangat baik oleh setiap pegawai BRI,” ucapnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa di wilayah dengan akses layanan yang tidak mudah, keberadaan BRILink Agen seperti Waisun mencerminkan upaya BRI dalam memperluas inklusi keuangan.

“Di wilayah dengan keterbatasan akses seperti Distrik Dekai, keberadaan BRILink Agen menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat bagi masyarakat. Layanan ini selain membantu memudahkan aktivitas transaksi warga sekaligus turut mendukung penguatan ekonomi lokal melalui peran agen di daerah,” ujar Dhanny.

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari bawah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Selain itu, program BRILink juga mendukung Asta Cita ketiga, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan mendorong kewirausahaan di daerah.