PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) resmi membagikan dividen interim sebesar Rp 100 per lembar atau sekitar Rp 9,3 triliun kepada pemegang saham tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Rabu (14/1). Distribusi dividen ini menjadi cerminan kondisi fundamental, likuiditas, dan kinerja solid perseroan.
Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan pembagian dividen interim dilakukan dengan memperhitungkan kondisi permodalan yang solid dan likuiditas yang memadai. Melalui kinerja keuangan yang terjaga, Bank Mandiri tetap memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” ujar Riduan dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).
Aksi korporasi ini menjadi bagian dari kontribusi perseroan terhadap negara, utamanya kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai pemegang saham terbesar. Riduan menyebut, pembagian dividen interim didukung oleh kinerja keuangan hingga akhir November 2025.
Hingga akhir November 2025, kinerja intermediasi Bank Mandiri tumbuh positif. Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp 1.452 triliun. Kemudian dari sisi pendanaan, Bank Mandiri mencatatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 1.584 triliun.
Pada saat yang sama, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91% yamg, mencerminkan kondisi likuiditas sehat dan ruang ekspansi yang memadai. Selain itu, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 tercatat mencapai Rp 2.120 triliun.
“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perseroan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha, sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” pungkas Riduan.
Tonton juga video “Bank Mandiri Raih Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital Detikcom Awards 2025”






