Sri Mulyani Masuk Lingkaran Bill Gates! Jadi Direksi Gates Foundation

Posted on

Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati diangkat menjadi Dewan Direksi Gates Foundation. Pengalamannya sebagai ekonom yang memimpin reformasi besar di berbagai lembaga keuangan dinilai akan memberikan perspektif berharga bagi tata kelola dan misi yayasan milik pendiri Microsoft Bill Gates itu.

“Sri Mulyani membawa pengalaman mendalam dalam membentuk hasil ekonomi yang adil-keahlian yang sangat penting untuk mencapai tujuan jangka panjang yayasan,” kata CEO dan anggota dewan pengurus Yayasan Gates, Mark Suzman dalam website resminya, Selasa (13/1/2026).

“Kepemimpinannya akan membantu memastikan bahwa sumber daya kami terus digunakan untuk memperluas kesempatan, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan meningkatkan hasil bagi masyarakat di seluruh dunia,” tambahnya.

Bergabungnya Sri Mulyani dengan Dewan Direksi Gates Foundation dianggap sangat penting dalam sejarah yayasan. Tahun lalu, Ketua Gates Foundation Bill Gates membuat komitmen bersejarah untuk menghabiskan dana abadi yayasan selama dua dekade mendatang yang berfokus pada tiga tujuan.

Adapun tujuan tersebut yakni mencegah kematian ibu dan bayi, memastikan bahwa generasi berikutnya tumbuh tanpa menderita penyakit menular yang mematikan, serta mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan dan menempatkan mereka pada jalan menuju kemakmuran.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Yayasan Gates untuk berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” kata Sri Mulyani.

“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi dan tata kelola yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup,” tambahnya.

Sri Mulyani akan bertugas bersama anggota Dewan Direksi lainnya yakni Ashish Dhawan, Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J Tierney, Suzman dan Gates. Baroness Nemat (Minouche) Shafik saat ini sedang cuti karena menjalankan tanggung jawabnya sebagai kepala penasihat ekonomi untuk Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer.

Bentuk Divisi Kantor Afrika dan India

Gates Foundation juga mengumumkan pembentukan Divisi Kantor Afrika dan India (AIO) baru yang akan dipimpin oleh Ankur Vora sebagai Presiden AIO, di samping perannya saat ini sebagai kepala strategi. Divisi baru ini menyatukan kantor-kantor Gates Foundation di seluruh Afrika dan India untuk memperkuat suara regional dan negara dalam strategi, penetapan prioritas dan pelaksanaan.

Di Afrika dan India, yayasan ini bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah, sektor swasta, inovator, komunitas lokal dan pemerintah nasional, serta negara bagian untuk memajukan prioritas kesehatan dan pembangunan mereka. Kehadiran Gates Foundation di Afrika dimulai sejak tahun 2012 dan sekarang mencakup lima negara.

Gates Foundation memiliki kantor di Etiopia, Kenya, Nigeria, Senegal dan Afrika Selatan. Kantor India di Delhi dibuka pada tahun 2003, dengan pekerjaannya mencakup banyak negara bagian.

Vora bergabung dengan yayasan pada tahun 2013 dan memberi nasihat kepada ketua dan CEO Gates Foundation tentang di mana yayasan harus fokus dan berinvestasi serta arah jangka panjang, termasuk jalan menuju penutupan tahun 2045. Ia akan menambahkan pengawasan terhadap kantor-kantor perwakilan yayasan di seluruh Afrika dan India ke dalam tanggung jawabnya, bekerja sama erat dengan para pemimpin regional termasuk Paulin Basinga, Direktur Afrika dan Archna Vyas, Direktur Kantor Perwakilan India.

“Seiring yayasan terus meningkatkan dampaknya hingga tahun 2045, Divisi Kantor Afrika dan India yang baru ini mencerminkan peran sentral yang dimainkan wilayah-wilayah ini dalam memajukan misi kami dan pentingnya memastikan bahwa perspektif negara terus membentuk strategi, prioritas, dan bagaimana sumber daya dialokasikan,” kata Vora.

Saksikan Live DetikPagi:

lingkaran