Market Overview
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (9/1) dengan penguatan terbatas 0,13% ke level 8.936,75.
Pergerakan indeks berlangsung selektif, dengan sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan. Saham AMMN naik 3,16%, BBCA menguat 0,93%, sementara BUVA mencuri perhatian setelah melonjak 15,44%. Sebaliknya, tekanan terlihat pada TLKM yang turun 2,27%, MORA melemah 7,14%, dan IMPC terkoreksi 7,79%.
Dari sisi transaksi, investor asing tercatat membukukan jual bersih Rp58,94 miliar di pasar reguler. Namun, jika dihitung secara keseluruhan di seluruh pasar, aliran dana asing masih menunjukkan beli bersih sebesar Rp257,01 miliar.
Secara sektoral, mayoritas sektor bergerak di zona hijau, dengan delapan dari sebelas sektor mencatatkan kenaikan. Sektor consumer cyclicals menjadi penopang utama dengan penguatan 3,30%, sementara sektor infrastruktur menjadi yang paling tertahan dengan koreksi 1,08%.
Berita Emiten
SMRA melaporkan kinerja penjualan marketing yang solid. Sepanjang periode berjalan, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp5,52 triliun atau tumbuh 27% dan melampaui target manajemen sebesar 11%.
Lonjakan tersebut terutama ditopang kinerja kuartal IV 2025 dengan kontribusi Rp1,96 triliun, yang mayoritas berasal dari segmen rumah tapak sebesar 74%, diikuti ruko 17%, kavling tanah 7%, dan apartemen 2%. Ke depan, prospek usaha SMRA dinilai tetap terjaga seiring perpanjangan insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk penjualan rumah hingga 2027 dengan kuota 40.000 unit per tahun.
TRUE mengumumkan rencana penambahan modal melalui skema penempatan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Perseroan berencana menerbitkan maksimal 757,11 juta saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Harga pelaksanaan akan ditetapkan paling rendah 90% dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan. Dana yang diperoleh akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja dan ekspansi usaha, dengan potensi bertambahnya jumlah saham beredar menjadi sekitar 8,32 miliar saham.
Rekomendasi Saham Hari Ini
Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
Tonton juga video “Sempat Diprediksi Tembus Level 9.000, Target IHSG Gagal Total!”






