KAI Minta Maaf dan Tempuh Jalur Damai Kasus Penyalahgunaan Data Pribadi

Posted on

Manajemen PT KAI (Persero) dan Manajemen KAI Services melakukan pertemuan dengan penumpang yang mengalami penyalahgunaan data pribadi, pada Jumat (9/1/2026) di Jakarta.

Hadir dalam pertemuan ini Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik beserta jajaran didampingi Vice President Customer Care PT KAI (Persero) Dian Anggraheni. Dalam pertemuan tersebut, pelanggan meminta kepada KAI Services untuk menindaklanjuti beberapa hal, diantaranya:

1. Menyampaikan pernyataan resmi tertulis yang mengakui adanya pelanggaran penggunaan data pribadi penumpang.
2. Memberikan klarifikasi tertulis mengenai SOP pengelolaan, akses, dan pengawasan data pribadi penumpang.
3. Mengonfirmasi bahwa telah dilakukan tindakan internal yang sesuai terhadap pihak terkait.
4. Menjelaskan langkah perbaikan sistemik dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
5. Menyampaikan komitmen perlindungan data pribadi penumpang sebagai bagian dari layanan publik yang aman dan bertanggung jawab.

Pelapor menyebut pemberian sanksi pada oknum petugas KAI Services diserahkan pada KAI Services sepenuhnya selaku perusahaan tempat oknum tersebut bekerja.

KAI Services, sebagai perusahaan sudah melaksanakan poin-poin komitmen dengan membuat pernyataan resmi adanya pelanggaran yang dilakukan oknum pekerja KAI Services atas dugaan pelanggaran penggunaan data pribadi pelanggan. Selain itu, KAI Services juga sudah melakukan tindakan internal terhadap pelaku.

KAI Services juga melakukan langkah-langkah perbaikan dan pencegahan agar para pegawai tidak melakukan kejadian serupa di masa yang akan datang serta berkomitmen untuk melindungi data penumpang sebagai bagian dari layanan publik yang aman dan bertanggung jawab.

Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan, Pada hari Jumat ini KAI Services melakukan langkah damai mengadakan pertemuan dengan penumpang yang menjadi korban.

“Dalam pertemuan tersebut kami meminta maaf atas kejadian yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” ujar Nyoman Suardhita dalam pernyataan resminya pada Jumat (9/1).

Langkah KAI Services

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam menjaga kepercayaan pelanggan, KAI Services telah mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

Sanksi Disiplin, Manajemen telah memanggil oknum karyawan yang bersangkutan dan sedang melakukan proses pemeriksaan intensif. Sanksi tegas sesuai aturan perusahaan akan diberikan untuk menegakkan aturan dan memberi efek jera.

KAI Services juga sudah melakukan evaluasi Internal dan menyeluruh terhadap sistem akses data operasional dan memberikan edukasi kembali kepada seluruh personil frontliner mengenai Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

Nyoman Suardhita menambahkan bahwa perlindungan terhadap data pribadi pelanggan adalah prioritas utama.

“Kami berkomitmen untuk memperketat pengawasan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kritik dan masukan demi perbaikan layanan kami,” tutupnya.