Arab Saudi berencana membuka akses pasar keuangan untuk seluruh investor asing mulai 1 Februari mendatang. Langkah ini dilakukan menyusul pelonggaran kebijakan pasar modal Arab Saudi yang membatasi investasi asing.
Dikutip dari Reuters, Kamis (8/1/2026), Otoritas Pasar Modal Arab Saudi menghapus kualifikasi investor asing. Sebelumnya, Otoritas hanya memberikan akses langsung kepada investor asing yang konsisten di pasar modal Arab Saudi.

Dengan ketentuan ini, investor di seluruh dunia dapat berinvestasi langsung di pasar keuangan Arab Saudi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas pasar modal negara tersebut.
Arab Saudi diketahui telah meluncurkan produk ETF di sejumlah negara Asia, seperti Jepang dan Hong Kong. Hal ini sejalan dengan strategi Arab Saudi untuk mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap minyak.
Sebelumnya, Arab Saudi juga membuka perdagangan saham untuk sektor properti di Mekah dan Madinah tanpa mengubah kepemilikan tanah secara langsung. Meski begitu, langkah ini disebut tidak akan berdampak banyak.
JP Morgan mengatakan, investor asing menunggu perubahan regulasi tentang batasan kepemilikan saham. Perubahan regulasi ini disebut tidak akan dilakukan Otoritas Pasar Modal Arab Saudi dalam waktu dekat.
“Sebagai pengingat, perubahan regulasi utama yang dinantikan investor adalah perubahan batasan kepemilikan asing, yang seharusnya berdampak positif pada pasar,” kata JPM dalam sebuah catatan, dikutip dari Reuters, Kamis (8/1/2026).
Tonton juga video “Arab Saudi Resmikan Pusat Data Terbaru: Terbesar di Dunia!”





